Heboh Keracunan Massal di Restoran Korea Paskal 23 Bandung, Kini Ditutup Sementara
BANDUNG, iNews.id – Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa pengunjung salah satu restoran Korea di pusat perbelanjaan Paskal 23, Kota Bandung, viral di media sosial.
Sejumlah konsumen mengeluhkan gangguan kesehatan seperti mual, muntah, pusing, hingga diare usai menyantap hidangan di restoran tersebut.
Menanggapi kehebohan yang menyebar luas di jagat maya, operasional restoran terpantau langsung ditutup sementara waktu. Sejumlah karyawan terlihat membersihkan area makan dan memindahkan meja kursi untuk proses sterilisasi lokasi.
Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat menanggapi laporan tersebut dengan menerjunkan tim khusus dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung untuk mendata korban serta mengamankan sampel makanan dan minuman guna uji laboratorium.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, Pemkot tengah mengevaluasi kejadian tersebut dan mengawasi penanganan para korban secara medis.
"Tim dari Dinas Kesehatan sudah diterjunkan ke lokasi untuk investigasi dan pendataan. Kami juga menguji sampel makanan serta minuman yang dikonsumsi korban di laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya," ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Rabu (7/10/2026).
Meski narasi di media sosial menyebutkan jumlah korban mencapai ratusan orang, Muhammad Farhan membantah spekulasi angka tersebut. Dia masih menunggu hasil data resmi dari penelusuran Dinkes di lapangan.
Pihak Dinkes memastikan situasi sudah terkendali dan seluruh konsumen yang mengeluhkan gejala kesehatan telah ditangani oleh fasilitas kesehatan terdekat.









