Tol Cipularang Macet Panjang Imbas Tabrakan Beruntun 15 Kendaraan, 1 Luka Berat

Tol Cipularang Macet Panjang Imbas Tabrakan Beruntun 15 Kendaraan, 1 Luka Berat

Nasional | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:54
share

JAKARTA, iNews.id – Arus lalu lintas di ruas Tol Cipularang Kilometer 91 B arah Bandung menuju Jakarta mengalami kemacetan parah mencapai tiga kilometer, Rabu (7/10/2026). Kemacetan panjang ini merupakan dampak dari insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan 15 kendaraan di kawasan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan evakuasi kendaraan sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjebak kemacetan. 

Kecelakaan beruntun melibatkan 15 kendaraan berawal saat arus lalu lintas di KM 91 B mengalami perlambatan akibat adanya pengerjaan perbaikan reklame di bahu jalan. Di tengah situasi arus kendaraan yang melaju pelan, truk trailer bernomor polisi B 9773 UEL mendadak hilang kendali diduga akibat kegagalan fungsi pengereman.

Truk tersebut lantas menghantam keras 14 kendaraan di depannya hingga menutupi lajur Tol Cipularang menuju Jakarta.

"Saat peristiwa terjadi, arus lalu lintas memang sedang padat dengan laju kendaraan yang perlahan. Tiba-tiba dari belakang truk trailer menabrak kencang," ujar salah satu korban selamat, Agung, Rabu (7/10/2026).

Kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun mengalami kerusakan bervariasi mulai dari rusak ringan hingga ringsek berat. Meski menyebabkan kelumpuhan jalur, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, satu korban luka berat hingga harus dievakuasi ke rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, menjelaskan bahwa proses pendataan dan pemeriksaan saksi masih berlangsung sembari fokus utama petugas dilapangan adalah membuka kembali akses jalan. 

"Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kecelakaan. Petugas sudah di lokasi untuk penanganan dan penguraian kemacetan," kata AKP Enggar Jati Nugroho.

Topik Menarik