Dugaan Penggelapan Fortuner Ketua KPU Lampung Utara Berujung Kejar-kejaran dengan Polisi
LAMPUNG UTARA, iNews.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara, Anthon Ferdiansyah melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan satu unit Toyota Fortuner miliknya ke Polda Lampung. Perkara tersebut kemudian berkembang hingga terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dan pengendara mobil yang diduga terkait kasus tersebut di sejumlah ruas jalan di Bandar Lampung.
Aksi pengejaran itu terjadi dari kawasan Flyover MBK hingga Jalan Untung Suropati, Bandar Lampung. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya viral di media sosial.
Dalam rekaman, sejumlah polisi terlihat berupaya menghentikan mobil yang diduga dikendarai oleh terlapor. Kendaraan tersebut disebut terus melaju hingga petugas melakukan pengejaran.
Terlapor berinisial GR disebut merupakan suami AS, anggota KPU Lampung Utara yang membidangi Sumber Daya Manusia serta Partisipasi Masyarakat. AS juga disebut berada di dalam mobil ketika polisi berupaya melakukan pengamanan.
Namun, GR dikabarkan berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap petugas.
Profil Irjen Pol Ruslan Ependi, Koorsahli Kapolri Teman Satu Angkatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Ketua KPU Lampung Utara, Anthon Ferdiansyah mengatakan, telah melaporkan perkara tersebut ke Polda Lampung. Dia mengaku menjadi pihak yang dirugikan dalam dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan tersebut.
"Memang benar oknum wanita tersebut saat ini memang sebagai salah satu Komisioner di Kabupaten Lampung Utara yang masih aktif. Peristiwa itu terkait dengan dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan Fortuner milik saya," ujar Anthon.
Nilai kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp150 juta. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/420/VI/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG dan dibuat pada Juni 2026.
Menurutnya, perkara tersebut kini masih dalam proses hukum. Dia menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum.
Kasus ini menjadi perhatian karena pihak yang disebut dalam perkara memiliki keterkaitan dengan lingkungan penyelenggara pemilu di Lampung Utara.
Sementara itu, AS disebut tidak terlihat masuk kantor. Belum diketahui secara pasti alasan ketidakhadiran anggota KPU Lampung Utara tersebut.
Hingga berita ini disusun, proses hukum terkait dugaan penipuan dan penggelapan Toyota Fortuner tersebut masih berjalan. Kebenaran mengenai dugaan tindak pidana maupun keterlibatan pihak-pihak yang disebut dalam perkara masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum.









