Cegah Sampah Laut, SIG Perluas Program Daur Ulang ke Sejumlah Daerah

Cegah Sampah Laut, SIG Perluas Program Daur Ulang ke Sejumlah Daerah

Nasional | sindonews | Jum'at, 25 September 2026 - 06:48
share

Program Recycle for Good di Indonesia diperluas sebagai bagian dari pengembangan kegiatan daur ulang sampah yang sebelumnya telah dilaksanakan di Jakarta dan sekitarnya. Perluasan ini mencakup sejumlah lokasi baru, termasuk Surabaya dan Malang di Jawa Timur, NusaTenggara Barat, serta Bali.

Ekspansi tersebut merupakan bagian dari proyek regional Recycle for Good – Prevent Marine Litter yang didanai melalui ZUG atas nama Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan, Aksi Iklim, Konservasi Alam, dan Keselamatan Nuklir.

Baca juga: Perkuat Komitmen Perusahaan Mendaur Ulang Sampah Plastik

Perluasan program yang dilaksanakan oleh SIG bersama para mitra proyeknya, Plastic Bank, Wuppertal Institute for Climate, Environment and Energy, serta Decision Contextini bertujuan memperkuat upaya pemilahan, pengumpulan, dan daur ulang sampah. Sekaligus mendorong partisipasi yang lebih luas dari masyarakat dan para pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilai limbah kemasan.

Perluasan ini mendukung program pengumpulan kemasan sekaligus mendukung investasi pada infrastruktur daur ulang di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya ini, SIG telah bekerja sama dengan Eco-Paper untuk meningkatkan peralatan pulping di fasilitas daur ulangnya. Sehingga dapat memperkuat kapasitas untuk memproses karton minuman bekas pakai dan membantu menciptakan alur pemulihan yang lebih efektif bagi kemasan yang terkumpul. Saat ini kegiatan berlangsung di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Surabaya dan Malang di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Bali. Hingga saat ini, proyek telah dilaksanakan di 389 lokasi, didukung oleh jaringan beragam mitra peserta, termasuk sekolah, komunitas, kafe, pelaku usaha, lembaga keagamaan, dan pengumpul sampah.

Baca juga: Prabowo Terbitkan Aturan Pengelolaan Sampah Jadi Listrik, Ini Isinya

"Recycle for Good – Prevent Marine Litter bertujuan membuat daur ulang lebih mudah diakses, praktis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia. Masalah sampah laut tidak dapat diatasi hanya melalui peningkatan kesadaran. Namun, diperlukan pula pemilahan yang lebih baik, jaringan pengumpulan yang lebih kuat, infrastruktur daur ulang yang mumpuni, serta partisipasi berkelanjutan dari masyarakat dan para mitra di sepanjang value chain," kata ” ujar Commercial Director Asia Pacific South, Japan and Korea di SIG, Noer Wellington dalam keterangannya dikutip Jumat (25/9/2026).

"Bersama para mitra, SIG berupaya memastikan lebih banyak kemasan bekas masuk ke alur pemulihan dan daur ulang yang tepat, sekaligus mendorong kebiasaan dau rulang yang dapat memberikan manfaat lingkungan dan sosial secara berkelanjutan," sambungnya. Program ini mencakup upaya mendorong pemilahan dan pembuangan sampah secara bertanggung jawab di tingkat rumah tangga, sekolah, dan komunitas; memperkuat sistem pengumpulan sampah; mendukung pengembangan infrastruktur daur ulang; serta mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pengumpul sampah, pelaku daur ulang, pelaku usaha, institusi, dan komunitas.

Pelaksanaanya memanfaatkan perangkat digital, kegiatan yang melibatkan masyarakat, serta mekanisme berbasis insentif untuk mendorong partisipasi yang lebih luas dan membantu membangun kebiasaan daur ulang yang konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Sehingg diharapkan dapat melengkapi upaya nasional dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah serta mencegah material yang masih memiliki nilai daur ulang terlepas ke lingkungan. Secara regional, proyek ini menargetkan pencegahan sedikitnya 10.000 ton limbah kemasan agar tidak masuk ke laut, sekaligus melibatkan sedikitnya 100.000 rumah tangga di tiga negara peserta. Pendekatan lintas negara ini memungkinkan Indonesia, Thailand, dan Filipina untuk saling berbagi pengalaman, data, metodologi, serta praktik implementasi yang efektif. Pertukaran ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pendekatan yang dapat disesuaikan dan diperluas berdasarkan kondisi sistem daur ulang serta kebutuhan masyarakat di masing-masing negara. Melalui pengembangan program ini diharapkan berupaya membantu memperkuat sistem yang memungkinkan kemasan bekas dikumpulkan, dipulihkan, dan pada akhirnya kembali dimanfaatkan secara produktif.

Topik Menarik