WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

Nasional | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 19:15
share

JEMBRANA, iNews.id - Seorang warga negara asing (WNA) asal Polandia hilang tenggelam diduga terseret arus saat berenang di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (30/8/2026). Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban hingga Senin (31/8/2026) sore.

Identitas korban diketahui bernama Mahcin Dawid (37). Kejadian bermula saat korban bertemu dengan temannya di kawasan pantai. Korban kemudian memutuskan berenang seorang diri. Namun setelah sekitar satu jam, korban tidak kunjung kembali hingga akhirnya temannya meminta bantuan.

Pengelola Yoga Pantai Tembles, Made Widiartana, mengatakan korban memang sering datang ke lokasi tersebut untuk melakukan aktivitas yoga dan berenang.

"Korban sering ke sini, seminggu bisa tiga sampai empat kali. Korban ini jago tenggelam," katanya, Senin (31/8/2026).

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana setelah polisi menerima informasi tersebut pada Minggu (30/8/2026) malam.

Pencarian di laut baru dapat dilakukan pada Senin pagi. Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Pos SAR Jembrana, Polsek Mendoyo, Polres Jembrana, serta Brimob Polda Bali melakukan penyisiran di perairan selatan Jembrana. Selain pencarian di laut, petugas juga menyisir melalui jalur darat di sepanjang Pantai Tembles.

Koordinator Pos SAR Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, dugaan sementara korban terseret arus saat mandi di pinggir pantai.

"Kami terima informasi korban kemarin mandi di pinggir pantai, kemungkinan terseret arus hingga ke tengah laut. Korban seorang warga negara asing (WNA). Kami lakukan pencarian sejak pagi dan sampai saat ini masih nihil," katanya.

Mahcin Dawid diketahui telah beberapa bulan tinggal di Jembrana. Korban juga rutin mengikuti kegiatan spiritual yoga di kawasan Pantai Tembles.

Dalam proses pencarian, tim SAR menghadapi kendala akibat kondisi gelombang tinggi di perairan sekitar pantai. Kondisi tersebut membuat perahu karet atau rubber boat kesulitan melakukan penyisiran di tengah laut. Hingga Senin sore, korban masih belum ditemukan. Tim SAR memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa dengan memperluas area penyisiran.

Topik Menarik