2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Nasional | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
share

JEMBRANA, iNews.id - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga I Komang Tedy Arsa Bintara, warga Banjar Mekarsari, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali, Senin (31/8/2026). Tedy merupakan salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dalam kecelakaan maut di Guyana, Amerika Selatan.

Keluarga korban kini hanya bisa menunggu kepulangan jenazah dari negara tempat kecelakaan yang menewaskan dua WNI tersebut.

Informasi diperoleh, kecelakaan tersebut menewaskan dua pekerja migran Indonesia pada Jumat (27/8/2026) waktu setempat. Korban lainnya bernama Edy Ansyori Sukri asal Batam.

Keduanya meninggal dunia setelah kendaraan yang membawa rombongan pekerja migran Indonesia mengalami kecelakaan dengan sebuah truk trailer di Jalan Timehri, Guyana.

Ayah korban, Mangku I Wayan Biantara, menceritakan komunikasi terakhir dengan anaknya terjadi setelah tiba di Bandara Guyana. Saat itu, Tedy menghubungi keluarga untuk memberi kabar bahwa dia sudah sampai di negara tujuan.

"Baru sampai di Bandara Guyana anak saya telepon. Terus dijemput menuju hotel, ada enam orang di sana. Dalam perjalanan kecelakaan, dihantam trailer, yang meninggal dua orang, anak saya dan orang Batam," katanya, Senin (31/8/2026)

Tedy diketahui berangkat ke Guyana pada Kamis (26/8/2026) untuk bekerja di kapal offshore. Namun, perjalanan menuju tempat kerja berakhir tragis setelah kendaraan penjemput yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.

Pihak keluarga berharap proses pemulangan jenazah dapat segera dilakukan. Mereka juga meminta agar seluruh hak korban sebagai pekerja migran dapat dipenuhi oleh pihak terkait.

"Kami berharap agar cepat pemulangan anak kami. Hak-hak anak kami agar bisa dipenuhi, diklaim," ujar Mangku I Wayan Biantara.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana mendatangi rumah duka pada Senin (31/8/2026). Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses pemulangan jenazah korban.

Kepala Disnakerperin Kabupaten Jembrana Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi mengatakan, pihaknya akan memastikan hak-hak korban terpenuhi, baik dari perusahaan maupun agensi yang memberangkatkan korban.

"Kami akan memastikan bahwa hak-hak almarhum dipenuhi, baik dari perusahaan maupun agensi," katanya.

Pemerintah daerah berharap seluruh proses administrasi dan pemulangan jenazah dapat segera diselesaikan sehingga keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir kepada korban di tanah kelahirannya.

Topik Menarik