Kisah Susanti, Driver Ojol dan Relawan Masjid Dapat Hadiah Umrah dari PT IIM
Susanti (50) pengemudi ojek online sekaligus relawan di Masjid Lautze, terpilih sebagai salah satu jemaah yang diberangkatkan umrah ke Tanah Suci. Susanti rencananya berangkat bersama 39 jemaah umrah lainnya pada Agustus 2026.
Susanti diberangkatkan umrah oleh PT Insight Investments Management (PT IIM) melalui Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) sebagai apresiasi atas kontribusi sosial yang telah dilakukannya.
Dalam kesehariannya, Susanti menempuh perjalanan dari Bogor ke Jakarta untuk bekerja sebagai pengemudi ojek online. Rutinitas tersebut dijalaninya sejak pagi hingga sore demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kesibukan mencari nafkah tidak membuatnya berhenti berbagi. Di sela pekerjaannya, Susanti tetap menyisihkan waktu dan tenaga untuk membantu berbagai kegiatan di Masjid Lautze, Jakarta Pusat.
Sebagai relawan, Susanti turut membantu berbagai kegiatan di Masjid Lautze, mulai dari menyiapkan makanan hingga mendukung pelaksanaan kegiatan dakwah dan keagamaan. Aktivitas tersebut kerap dimulai sejak dini hari hingga menjelang pagi, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar masjid serta para mualaf yang baru mengucapkan syahadat.
Baca juga: Menhaj Minta BPKH Cairkan Rp4 Triliun untuk DP Layanan Haji 2027 ke Arab Saudi“Masaknya biasanya subuh, setelah salat tahajud. Jam 2 sudah mulai, selesai kurang lebih jam 7, menjelang salat Duha. Kami membantu memasak untuk masyarakat sekitar masjid dan mualaf yang baru mengucapkan syahadat,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Bagi Susanti, aktivitas di Masjid Lautze memiliki arti penting dalam perjalanan dirinya sebagai seorang Muslim. Dia merasa mendapatkan banyak bantuan, kemudahan, dan tuntunan dalam menjalani kehidupan. Tidak hanya di lingkungan masjid, Susanti juga aktif dalam kegiatan sosial bersama komunitas SB4 sebuah komunitas yang turut menjadi wadah bagi Susanti untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial masyarakat yang berlokasi di Jabodetabek.
Beberapa kegiatan yang dilakukannya, antara lain membantu membagikan takjil kepada masyarakat serta mendukung persiapan kegiatan komunitas. Aktivitas tersebut dijalankan oleh Susanti secara sukarela di tengah kesibukannya bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Pekerjaan sebagai pengemudi ojek daring menjadi sumber penghasilan Susanti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan penghasilan yang masih terbatas dan berada di bawah upah minimum, Susanti tetap meluangkan waktu untuk membantu kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan sekitarnya.
Lihat video: Umrah Backpacker Dilegalkan, Jemaah Bakal Booming?
Dedikasi dan ketulusan Susanti berbuah manis saat ia terpilih menjadi salah satu penerima apresiasi ibadah umrah dari PT IIM melalui Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund). Bagi Susanti, kesempatan melangkah ke Tanah Suci ini menjadi momen tak terduga yang kian memperjelas arti keberkahan dalam hidupnya.Melalui apresiasi ini, Susanti juga merasa menemukan keluarga baru saat bertemu dengan tim PT IIM dan para jemaah yang turut serta dalam program ini. Ada rasa kebersamaan dan kepedulian yang dihadirkan membuat momen tersebut terasa semakin hangat, walau sebelumnya tidak saling mengenal satu dengan lainnya.Susanti mengaku sangat terharu dan tidak menyangka bisa mendapat kesempatan berangkat umrah. Susanti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada PT IIM serta para investor yang telah mewujudkan mimpinya. Selama ini, pergi ke Tanah Suci hanya menjadi sebuah harapan yang tidak pernah dibayangkan akan terwujud dalam waktu dekat.
“Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan bagi PT IIM, para investor, dan semua pihak. Sepulang nanti, saya berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan terus membantu orang lain,” tuturnya.
Direktur PT IIM Ria M. Warganda, menjelaskan program umrah ini ditujukan bagi sosok-sosok inspiratif yang berkontribusi positif di lingkungannya. Salah satunya adalah Susanti, seorang pengemudi ojek online yang konsisten mengabdi di masyarakat.
“Kami memilih kandidat berdasarkan kontribusi aktif dan kepedulian mereka terhadap sesama. Susanti adalah contoh nyata sosok yang tetap berupaya untuk membantu orang lain di tengah kesibukannya mencari nafkah. Kesempatan ini merupakan bentuk apresiasi kami atas dedikasinya,” ujar Ria.Program pemberangkatan haji dan umrah ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT IIM yang telah dilakukan sejak 2005. Sumber pendanaannya berasal dari penyisihan dana infak haji dari I-Hajj Syariah Fund.
”Terhitung sejak 2005 hingga Agustus 2026, sebanyak 1.389 jemaah telah diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah oleh PT IIM, yang terdiri dari 78 jemaah haji dan 1.311 jemaah umrah,” tutur Ria.
Pemberangkatan 40 jemaah pada Agustus 2026 menjadi bagian dari keberlanjutan program tersebut dalam memperluas kebermanfaatan kepada masyarakat. Para jemaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat terpilih dengan keterbatasan finansial, namun memiliki kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. Prinsip tersebut sejalan dengan tujuan program PT IIM untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Program pemberangkatan haji dan umrah PT IIM tidak terlepas dari keberadaan I-Hajj Syariah Fund yang menjadi salah satu produk reksa dana syariah dari PT IIM. Sebagian dana infak haji dari produk tersebut dialokasikan untuk mendukung program pemberangkatan haji dan umrah bagi masyarakat terpilih.
Selain itu, I-Hajj Syariah Fund juga memiliki rekam jejak kinerja sejak pertama kali diluncurkan pada 2005. Berdasarkan Fund Fact Sheet per Juli 2026, Haji Syariah mencatat kinerja 463,27 sejak diluncurkan, dibandingkan dengan benchmark Infovesta Sharia Fixed Income Fund Index sebesar 161,88 pada periode yang sama. Sementara itu, dalam periode lima tahun, kinerja produk tercatat sebesar 40,72, lebih tinggi dibandingkan dengan benchmark sebesar 20,77.Rekam jejak tersebut membuat I-Hajj Syariah Fund bisa menjadi pertimbangan bagi para investor yang mencari pilihan investasi syariah. Reksa dana ini sudah bisa diakses lewat berbagai mitra distribusi resmi PT IIM, maupun langsung via aplikasi Reksa Dana Online (RDO) InvestasiIN.
Melalui aplikasi InvestasiIN, investor dapat mengakses berbagai produk reksa dana yang dikelola PT IIM secara lebih praktis melalui perangkat digital. Aplikasi RDO ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi investor yang ingin mulai mengenal dan berinvestasi pada reksa dana sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasinya.
Selain memberikan kemudahan dalam mengakses informasi dan produk reksa dana, InvestasiIN juga menghadirkan informasi mengenai berbagai program kontribusi sosial (social impact) yang terkait dengan produk reksa dana PT IIM. Investor dapat mempelajari informasi mengenai program yang telah dijalankan, termasuk data penerima manfaat serta dampak yang dihasilkan dari kontribusi sosial tersebut.









