Peristiwa 3 Juli: Kudeta Pertama di Indonesia hingga Tragedi Iran Air 655
JAKARTA - Tanggal 3 Juli menjadi salah satu hari yang mencatat sejumlah peristiwa penting, baik di Indonesia maupun dunia. Mulai dari upaya kudeta pertama pasca-kemerdekaan Indonesia, tragedi jatuhnya pesawat Iran Air 655, berdirinya Institut Teknologi Bandung (ITB), hingga kelahiran Pahlawan Nasional Syekh Yusuf.
Berikut rangkumannya:
1. Kudeta Pertama Pasca-Kemerdekaan Indonesia (1946)
Pada 3 Juli 1946 terjadi percobaan perebutan kekuasaan terhadap pemerintahan Kabinet Sutan Sjahrir II yang dikenal sebagai Peristiwa 3 Juli 1946. Peristiwa ini menjadi salah satu upaya kudeta pertama setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Aksi tersebut dipicu ketidakpuasan kelompok Persatuan Perjuangan terhadap kebijakan diplomasi pemerintah dengan Belanda. Kelompok oposisi menginginkan pengakuan kedaulatan penuh atas seluruh wilayah Indonesia, sementara pemerintah saat itu memilih jalur diplomasi.
Sejumlah tokoh seperti Tan Malaka, Achmad Soebardjo, dan Sukarni ditangkap karena diduga terlibat dalam rencana tersebut. Dalam perkembangannya, Perdana Menteri Sutan Sjahrir sempat diculik sebelum akhirnya dibebaskan setelah Presiden Soekarno mengambil alih kendali dan menyatakan negara dalam keadaan bahaya.
2. Kapal Perang Amerika Serikat Menembak Pesawat Iran Air 655 (1988)
Pada 3 Juli 1988, kapal perang Amerika Serikat USS Vincennes menembak jatuh pesawat komersial Iran Air Penerbangan 655 di atas Teluk Persia.
Pesawat yang tengah melakukan penerbangan dari Bandar Abbas menuju Dubai itu salah diidentifikasi sebagai pesawat tempur F-14 Tomcat milik Iran. Akibat insiden tersebut, seluruh 290 orang di dalam pesawat, terdiri atas 274 penumpang dan 16 awak, meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi penerbangan paling mematikan pada masanya dan memperburuk hubungan antara Iran dan Amerika Serikat.
3. Berdirinya Institut Teknologi Bandung (1920)
Institut Teknologi Bandung (ITB) berawal dari pendirian Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS) pada 3 Juli 1920.
Dalam perjalanan sejarahnya, perguruan tinggi ini beberapa kali berganti nama mengikuti perubahan pemerintahan, hingga akhirnya resmi menggunakan nama Institut Teknologi Bandung pada 2 Maret 1959.
Kini, ITB dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi teknik dan sains terkemuka di Indonesia yang telah melahirkan banyak tokoh penting bangsa.
4. Lahirnya Pahlawan Nasional Syekh Yusuf (1626)
Pahlawan Nasional Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari lahir pada 3 Juli 1626 di Gowa, Sulawesi Selatan.
Syekh Yusuf dikenal sebagai ulama, pejuang, dan penyebar ajaran Islam yang gigih melawan penjajahan. Perjuangannya membawanya hingga ke Afrika Selatan, tempat ia wafat pada 23 Mei 1699.
Atas jasa-jasanya, Syekh Yusuf dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia pada 1995. Namanya juga dihormati di Afrika Selatan sebagai simbol perjuangan melawan penindasan dan penjajahan.









