Banjir Landa Kabupaten Buton Utara, Empat Desa Terdampak
Banjir yang dipicu hujan lebat melanda Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Sebanyak empat desa terdampak kejadian ini, antara lain Desa Wacu Laea di Kecamatan Kulisusu, Desa Lamoahi di Kecamatan Kulisusu Utara, Desa Wantulasi di Kecamatan Wakorumba Utara dan Desa Lapandewa di Kecamatan Kulisusu Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bajir ini menyebabkan, 632 jiwa terdampak serta rusaknya infrastuktur warga. BNPB juga malaporkan 120 unit rumah rusak akibat banjir itu. "Tercatat sebanyak 120 unit rumah dan 632 jiwa terdampak serta satu unit jembatan putus akibat banjir," ucap Abdul dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Baca juga: Siklon Tropis Hagupit, BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Ia menyampaikan bahwa BPBD Kabupaten Buton Utara bersama tim gabungan, terus melakukan peninjauan lapangan serta pembersihan rumah warga terdampak. Abdul membahayakan bahwa banjir pada hari ini telah surut.
Selain wilayah tersebut, banjir dan tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (8/5/2026). Hujan deras memicu air sungai meluap dan merendam pemukiman warga di empat kecamatan,"Lihat video: MAGELANG BERDUKA! Banjir Bandang Terjang Pemukiman, Rumah Rusak Parah
Lokasi yang terdampak yakni Kecamatan Latambaga (Kelurahan Sakuli dan Manggolo), Kecamatan Kolaka (Kelurahan Watuliandu), Kecamatan Pomalaa (Desa Totobo dan Pelambua) serta Kecamatan Samaturu (Desa Latuo, Ulu Konaweha, Wawo Tamboli dan Konaweha). Sedangkan tanah longsor terjadi di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka."BPBD Kabupaten Kolaka melaporkan sebanyak 587 unit rumah, 10 unit fasilitas pendidikan, 23 hektare lahan sawah, 10,5 hektare tambak serta delapan hektare kebun terdampak banjir dan satu unit rumah terdampak tanah longsor," sambungnya.
Kini tim di lapangan mengerahkan pompa air serta melakukan pembersihan rumah warga terdampak banjir dan tanah longsor.










