Wali Kota Semarang Terseret Kasus Chromebook, Temui Nadiem di Hotel Dharmawangsa Titip 3 Pengusaha
JAKARTA - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menitipkan tiga nama pengusaha dalam perkara korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek.
Hal itu diungkapkan Jaksa penuntut umum (JPU) saat pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
"Bahwa kebutuhan laptop Chromebook pada tahun 2021 sebanyak 431.730 unit dengan rincian sebanyak 189.165 unit sumber anggarannya dari DIPA dan 242.565 unit sumber anggarannya dari DAK Tahun 2021 tanpa dikaji pembentukan harga satu unit laptop chromebook," kata jaksa saat membacakan surat dakwaan.
Saat itu, Agustina Wilujeng yang masih merupakan Anggota Komisi X DPR RI kemudian menemui Nadiem Makarim. Pertemuan itu dilakukan sebelum dan sesudah proses anggaran DIPA yaitu sekitar Agustus 2020-April 2021 yang digelar di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Agustina Wilujeng Pramestuti yang saat itu sebagai anggota Komisi X DPR RI yang merupakan mitra kerja Kemendikbudristek bertemu terdakwa Nadiem Anwar Makarim dan Hamid Muhammad yang membahas terkait dengan pengadaan TIK tahun 2021," ujar Jaksa penuntut umum.
Dikatakan JPU, Agustina mempertanyakan apakah sejumlah temannya bisa bekerja dalam pengadaan tersebut. Nadiem, kata JPU, menyebut hal teknis itu bisa dibicarafan kepada Hamid Muhammad.
"Agustina Wilujeng Pramestuti menanyakan 'apakah teman-teman saya bisa bekerja?'. Lalu terdakwa Nadiem Makarim menjawab 'Untuk hal teknis agar dibicarakan kepada Hamid Muhammad'," ungkap jaksa.
Atas arahan itu, Hamid kemudian langsung meminta Agustina untuk menemui Jumeri yang merupakan seorang Dirjen. Kepada Jumeri, Agustina lantas mengirimkan pesan WhatsApp menyatut nama Nadiem.
"Kemudian Agustina Wilujeng Pramestuti mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada Jumeri 'Saya bertemu dengan mas menteri atau Nadiem Anwar Makarim dan Pak Hammid Senin dan Selasa malam lalu, direkomendasi untuk bertemu Pak Dirjen tentang hal yang saya sampaikan," ucap Jaksa.
"Lalu Jumeri menjawab 'Monggo Siap Ibu'," ucapnya.
Menurut Jaksa, ada tiga nama sosok pengusaha yang dititipkan Agustina untuk mengerjakan pengadaan itu. Mereka di antaranya Hendrik Tio dari PT Bhinneka Mentaridimensi, Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo) dan Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana.
"Selanjutnya Jumeri, Hamid Muhammad, Sri Wahyuningsih (Direktur SD), Mulyatsyah (Direktur SMP), Purwadi Sutanto (Direktur SMA) beberapa kali mendapatkan 'titipan nama pengusaha' dari Agustina Wilujeng Pramestuti dan meminta agar nama-nama pengusaha tersebut mengerjakan pengadaan TIK Laptop Chromebook tahun 2021," tutur Jaksa.
Adapun perusahaan yang dititipkan Agustina turut diperkaya dalam pengadaan ini. Berikut nilai detailnya:
1. Memperkaya PT Bhinneka Mentari Dimensi sebesar Rp 281.676.739.975,27
2. Memperkaya PT Tera Data Indonesia (Axioo) sebesar Rp 177.414.888.525,48
3. Memperkaya PT Zyrexindo Mandiri Buana (Zyrexx) sebesar Rp41.178.450.414










