Polda Sulut Kerahkan 204 Personel ke Sitaro Bantu Penanganan Banjir Bandang
MANADO, iNews.id - Penanganan banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro mendapat dukungan penuh dari Polda Sulawesi Utara (Sulut). Ratusan personel Polda Sulut dikerahkan untuk membantu penanganan pascabencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan mengatakan telah mengirimkan pasukan ke wilayah terdampak untuk mempercepat proses penanganan bencana.
“Polda Sulut mengirimkan pasukan ke Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk membantu penanganan dampak bencana banjir bandang,” kata Alamsyah di Manado, Selasa (6/1/2026).
Sebanyak 204 personel gabungan diberangkatkan dari Manado dan Bitung menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui jalur laut sejak Senin (5/1/2026) sore.
“Total personel yang diberangkatkan sebanyak 204 personel terdiri dari pasukan Brimob, Samapta, Polair, Dokkes dan Humas,” kata Alamsyah.
Personel tersebut akan bergabung dengan jajaran Polres Kepulauan Sitaro, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat setempat dalam upaya penanganan banjir bandang Sitaro.
Kabid Humas Polda Sulut menjelaskan, ratusan personel yang dikerahkan akan melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan. Kegiatan tersebut meliputi evakuasi warga terdampak, pencarian korban hilang, penyaluran bantuan logistik, pemulihan infrastruktur, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami siap membantu masyarakat Sitaro yang terdampak banjir bandang. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memulihkan kondisi Sitaro,” katanya.
Bencana banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari 2026 di Kabupaten Kepulauan Sitaro mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital. Berdasarkan data sementara, tercatat 16 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Selain korban jiwa, sejumlah warga mengalami luka-luka, rumah penduduk mengalami kerusakan hingga hanyut, serta beberapa fasilitas umum terdampak, termasuk Markas Komando Polres Kepulauan Sitaro yang ikut mengalami kerusakan.
Polda Sulut memastikan keterlibatan aktif dalam penanganan banjir bandang Sitaro akan terus dilakukan hingga kondisi wilayah terdampak kembali pulih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.










