Ruben Onsu Bakal Laporkan Dalang Demo dan Aksi Boikot ke Polisi? Ini Faktanya!
JAKARTA, iNews.id - Artis Ruben Onsu membuka peluang menempuh jalur hukum menyusul aksi demonstrasi dan seruan boikot yang menyasar dirinya. Tak main-main, pihak Ruben mengaku telah mengantongi sejumlah nama dan nomor telepon yang diduga berkaitan dengan penggerak aksi tersebut.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben Onsu tengah mengumpulkan informasi untuk menelusuri identitas pihak-pihak yang terlibat dalam demonstrasi di depan kantor stasiun televisi swasta tersebut.
"Kalau Ruben bilang dalangnya masih belum ketahuan, bisa siapa saja. Tapi kan sudah ada tuh nama-nama yang sudah di-spill sama Ruben. Nah, itu kan sudah ada nomor-nomornya," kata Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).
Minola menjelaskan, data berupa nama dan nomor telepon tersebut berpotensi diserahkan kepada kepolisian, khususnya unit cyber crime. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga berada di balik gerakan boikot tersebut.
Meski demikian, pihak Ruben tidak ingin gegabah mengambil tindakan tanpa menelusuri lebih jauh keterlibatan masing-masing pihak.
Minola menegaskan, laporan hukum bisa ditempuh apabila demonstrasi dan berbagai pernyataan yang disuarakan terbukti menimbulkan kerugian bagi pekerjaan Ruben Onsu.
"Banyak pasal. Kalau misalnya itu berdampak kepada pekerjaannya, bisa artinya orang-orang yang sudah dapat identitasnya itu, apalagi menyuarakan hal-hal yang belum pasti, mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum, ganti rugi, atau melakukan hak laporan ke tindak pidana," tegas Minola.
Selain kemungkinan gugatan perdata dan laporan pidana, Minola juga menyoroti dugaan adanya unsur penghasutan dalam aksi demonstrasi tersebut. Namun, pihaknya masih perlu menelusuri motif dan fakta di balik gerakan itu sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Di tengah polemik yang semakin menjadi perhatian publik, Minola mengingatkan agar persoalan yang melibatkan pihak-pihak terkait diselesaikan melalui jalur yang tepat, bukan dengan saling memprovokasi.
"Jadi makanya ayolah, kami selesaikan proses hukum ini dengan elegan, dengan santun. Apa pun hasilnya kita hormati, baik itu kasus wanprestasi maupun hak asuh anak," pungkasnya.
Dengan demikian, Ruben Onsu belum dipastikan telah melaporkan pihak-pihak yang diduga menjadi penggerak demonstrasi tersebut ke polisi. Namun, melalui kuasa hukumnya, dia telah membuka kemungkinan menempuh jalur hukum apabila ditemukan bukti adanya tindakan yang merugikan pekerjaan maupun nama baiknya.










