Pertama dalam Sejarah AS, Keisha Lance Bottoms Jadi Gubernur Perempuan Kulit Hitam Pertama

Pertama dalam Sejarah AS, Keisha Lance Bottoms Jadi Gubernur Perempuan Kulit Hitam Pertama

Terkini | inews | Rabu, 4 November 2026 - 10:36
share

WASHINGTON, iNews.id - Politisi Partai Demokrat Keisha Lance Bottoms memenangkan Pemilihan Gubernur Georgia, Selasa (3/11/2026). Dia mencatat sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama sepanjang sejarah Amerika Serikat (AS).

Bottoms mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Rick Jackson. 

Bottoms merupakan mantan Wali Kota Atlanta pertama yang terpilih sebagai gubernur Georgia. Dia juga sebagai politisi Demokrat pertama yang memenangkan jabatan tertinggi negara bagian sejak 1998. 

Perempuan yang sempat menjadi penasihat Gedung Putih di masa pemerintahan Presiden Joe Biden itu juga menjadi perempuan pertama dan orang kulit hitam pertama yang terpilih sebagai gubernur Georgia, di mana jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh pria kulit putih.

Dia akan menggantikan gubernur dari Republik, Brian Kemp, yang tidak bisa maju kembali karena sudah menjabat dua periode.

Kemenangan Bottoms mengembalikan kendali pemerintahan Georgia kepada Partai Demokrat untuk pertama kali sejak 2003.

Lahir di Atlanta, Georgia, Bottoms lulus dari SMA Frederick Douglass sebelum memperoleh gelar sarjana dari Universitas Florida A&M dan gelar hukum dari Universitas Negeri Georgia.

Sebelum terjun ke politik, Bottoms bekerja sebagai pengacara dan menjabat sebagai hakim magistrat.

Bottoms memulai karier politiknya sebagai Dewan Kota Atlanta, memenangkan pemilu pada 2009 dan mewakili Distrik 11 di barat daya Atlanta.

Dia memenangkan pemilihan wali kota pada 2017, mengalahkan Mary Norwood melalui putaran kedua yang berlangsung ketat.

Menjabat pada Januari 2018 sebagai Wali Kota Atlanta ke-60, Bottoms memimpin kota itu melewati pandemi Covid-19 serta demonstrasi besar-besaran memprotes pembunuhan pria kulit hitam George Floyd pada 2020.

Pada 2022, Bottoms bergabung dengan pemerintahan Presiden Joe Biden sebagai penasihat senior dan direktur Kantor Keterlibatan Publik Gedung Putih.

Namun dia meninggalkan jabatan tersebut pada 2023 sebelum kembali ke politik elektoral dan mengamankan nominasi Pilgub Georgia dari Demokrat pada 2026.

Bottoms berkampanye untuk memperluas Medicaid, menaikkan upah minimum Georgia menjadi 15 dolar AS per jam, menaikkan gaji sektor publik, dan meningkatkan akses ke perumahan yang terjangkau.

Dia juga menyerukan pembatasan perluasan pusat data dengan alasan kekhawatiran tentang infrastruktur dan gangguan terhadap warga setempat.

Lawannya dari Partai Republik, Jackson, seorang eksekutif perawatan kesehatan kaya yang pertama kali mencalonkan diri untuk jabatan publik. Dia mengkritik rekam jejak Bottoms sebagai wali kota Atlanta, khususnya penanganannya terhadap kejahatan dan protes.

Topik Menarik