Juara Hylo Open 2026, Tiwi/Fadia Ungkap Kunci Kalahkan Unggulan Pertama

Juara Hylo Open 2026, Tiwi/Fadia Ungkap Kunci Kalahkan Unggulan Pertama

Olahraga | inews | Senin, 2 November 2026 - 10:06
share

SAARBRUCKEN, iNews.id - Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses merebut gelar juara Hylo Open 2026 setelah menaklukkan pasangan unggulan pertama asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun. Kemenangan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi ganda putri Indonesia tersebut.

Tiwi/Fadia memastikan gelar juara setelah melewati pertandingan final yang berlangsung ketat di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman. Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19.

Keberhasilan mengalahkan unggulan pertama membuat gelar ini terasa semakin berarti bagi Tiwi/Fadia. Keduanya mampu menjaga permainan hingga akhir meskipun mendapat perlawTiwin sengit dari pasangan China.

Amallia Cahaya Pratiwi mengaku sangat bahagia bisa meraih gelar bersama Fadia. Dia menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang mereka bangun melalui latihan dan pertandingan.

"Perasaannya sangat senang dan bersyukur bisa upgrade gelar sama Fadia. Permainan tadi cukup ketat, dari awal sampai game poin, tapi kami mencoba untuk tetap tenang, fokus, dan tidak terburu-buru," kata Amallia Cahaya Pratiwi dalam keterangannya.

Menurut Tiwi, menjaga ketenangan menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan final. Dia dan Fadia berusaha tidak kehilangan fokus meskipun duel berlangsung ketat sejak awal hingga memasuki poin-poin penentuan.

Arahan Pelatih Jadi Kunci Tiwi/Fadia Amankan Gelar

Tiwi juga mengungkapkan peran penting pelatih dalam keberhasilan mereka mengalahkan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun. Instruksi dari tim pelatih membuat pasangan Indonesia tersebut lebih berani mengambil keputusan di lapangan.

"Coach Karel banyak mengingatkan untuk lebih berani, saling menutup satu sama lain, nekat, dan memaksa karena ini match terakhir," tambahnya.

Gelar Hylo Open 2026 juga memiliki arti khusus bagi Tiwi. Dia mempersembahkan keberhasilan tersebut kepada para pelatih, tim ganda putri Indonesia, keluarga, pasangan, serta masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan.

"Gelar ini sangat berarti bagi saya untuk modal kami melaju lebih jauh lagi. Gelar ini dipersembahkan untuk Coach karel, Coach Nitya, Coach KelTiwi, tim ganda putri Indonesia, keluarga dan pasangan saya yang selalu mendukung saya bagaimTiwipun keadaan saya, tidak lupa seluruh rakyat Indonesia yang selalu percaya dan mendukung kami.

Pencapaian di Jerman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Tiwi/Fadia untuk menghadapi turnamen berikutnya. Gelar juara ini bukan hanya menjadi hasil dari perjuangan mereka di Hylo Open 2026, tetapi juga tambahan motivasi untuk meningkatkan performa.

Fadia Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti menegaskan tidak ingin cepat puas setelah menjuarai Hylo Open 2026. Dia ingin menjadikan keberhasilan tersebut sebagai dorongan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Fadia juga menilai kesempatan di turnamen tersebut berhasil dimanfaatkan dengan maksimal. Dia menyadari tidak banyak pemain papan atas yang mengikuti kompetisi, sehingga peluang yang tersedia harus dimaksimalkan.

"Target kedepannya, pastinya ingin mencapai level yang lebih tinggi lagi dan ini kesempatan kami karena tidak banyak pemain top yang ikut dan Alhamdulillah kami bisa memaksimalkan kesempatan yang ada dan meraih gelar juara," ujarnya.

Kemenangan atas Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun sekaligus menjadi bukti Tiwi/Fadia mampu memanfaatkan kesempatan di Hylo Open 2026. Kini, keduanya memiliki modal penting untuk melanjutkan perjuangan dan memburu gelar-gelar berikutnya.

Topik Menarik