Profil Kimi Antonelli, Juara Dunia F1 2026 Sekaligus yang Termuda Sepanjang Sejarah!
PROFIL Kimi Antonelli menarik untuk diulas. Sebab, ia baru saja menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah.
Antonelli berhasil mengamankan titel juara dunia F1 pertamanya usai finis ketiga pada balapan di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Meksiko, Senin (2/11/2026) dini hari WIB. Ia mengumpulkan 380 poin dan unggul hingga 119 angka dari Max Verstappen di posisi dua.
Pembalap tim Mercedes AMG Petronas itu pun resmi menyandang titel juara dunia F1 2026. Hebatnya, Antonelli adalah pembalap Italia pertama yang menjadi kampiun dalam 73 tahun terakhir.
1. Profil Andrea Kimi Antonelli
Andrea Kimi Antonelli lahir di Bologna, Italia, pada 25 Agustus 2006. Ia adalah putra sulung dari pasangan Marco Antonelli dan Veronica Pomaro.
Sang ayah menyematkan ‘Kimi’ sebagai nama tengah anaknya karena terinspirasi dari juara dunia F1 2007 Kimi Raikkonen. Meski punya nama depan Andrea, justru Kimi Antonelli lah yang dipakai sebagai ‘branding’.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober 2026 Pukul 13.30 WIB: Indonesia Tempel Malaysia!
Darah balapan mengalir dari Marco Antonelli yang merupakan mantan pembalap. Pria berpaspor Italia itu juga pemilik dari tim Antonelli Motorsport serta AKM Motorsport.
Karier balap Kimi Antonelli dimulai dari karting, seperti normalnya pembalap F1 lain. Pada 2014, ia direkrut oleh Giovanni Minardi dan sukses menjuarai berbagai ajang nasional termasuk WSK Super Master Series 2017.
Prestasi terpenting Antonelli tercatat pada 2020 ketika menjadi juara Karting Eropa termuda di usia 14 tahun. Setahun berselang, ia mulai masuk ke ajang balap formula dengan turun di Kejuaraan F4 Italia.
Perlahan-lahan, Kimi Antonelli menapaki setiap jenjang hingga tampil di Formula 2 2024. Hebatnya, pembalap satu ini langsung melompati Formula 3 (F3) dari ajang F4!
2. Juara Dunia F1 2026
Bakat besarnya sudah dilihat oleh Mercedes sejak 2019 dan langsung direkrut untuk masuk program pengembangan di usia 12 tahun! Tidak heran, bila kemudian Antonelli dipromosikan ke F1 pada 2025.
Musim debutnya tidak berlangsung mulus. Antonelli banyak dikritik karena cukup sembrono ketika mengaspal. Tapi, ia mampu mengoleksi 150 poin dan finis di posisi tujuh klasemen F1 2025 dengan torehan tiga podium.
Semusim berselang, perubahan regulasi besar-besaran menguntungkan Kimi Antonelli. Mercedes menjadi tim yang paling siap dengan segala pembaruan di mobilnya. Alhasil, ia mampu mencatatkan sembilan kemenangan dan tujuh podium dari 19 seri yang digelar.
Andrea Kimi Antonelli pun resmi jadi juara dunia F1 termuda di usia 20 tahun. Ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Sebastian Vettel di usia 23 tahun pada 2010.








