Ruben Amorim Bergerak, AC Milan Bidik Bek Rp1 Triliun Milik MU
MANCHESTER, iNews.id - Manchester United terancam kehilangan Leny Yoro setelah AC Milan memasukkan bek muda asal Prancis tersebut dalam daftar incaran menjelang bursa transfer Januari 2027. Situasi ini semakin menarik karena mantan pelatih Setan Merah, Ruben Amorim, dikabarkan ingin bereuni dengan pemain yang pernah menjadi andalannya di Old Trafford.
AC Milan mulai bergerak mencari bek tengah baru setelah Matteo Gabbia mengalami cedera jangka panjang. Yoro menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan klub raksasa Italia tersebut untuk memperkuat lini pertahanan pada paruh kedua musim.
Menurut laporan Calciomercato, Yoro masuk daftar pendek perekrutan AC Milan bersama dua pemain bertahan lainnya, yakni Kim Min-jae dari Bayern Munchen dan Goncalo Inacio dari Sporting Lisbon.
Ketertarikan Milan terhadap Yoro tidak terlepas dari hubungan sang pemain dengan Amorim. Pelatih asal Portugal tersebut pernah menjadikan bek berusia 20 tahun itu sebagai salah satu pemain penting Manchester United sebelum dipecat pada Januari 2026 setelah menjalani masa jabatan selama 14 bulan.
Malaysia Lapor FIFA usai Injury Time Indonesia vs Bangladesh Berubah dari 2 Menit Jadi 7 Menit
Yoro bergabung dengan Manchester United dari Lille pada Juli 2024 dengan nilai transfer 52 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun. Dia datang dengan reputasi sebagai salah satu bek remaja paling menjanjikan di Eropa.
Di bawah kepemimpinan Amorim, Yoro mendapatkan kepercayaan besar. Dia tercatat sebagai pemain ketiga yang paling sering dimainkan sang pelatih, hanya kalah dari dua pemain asal Portugal, Diogo Dalot dan Bruno Fernandes.
Kini, Amorim dikabarkan ingin kembali bekerja sama dengan Yoro. Laporan tersebut menyebut mantan pelatih Manchester United itu sangat tertarik membawa bek nomor punggung 15 tersebut ke San Siro.
Jorge Mendes Dilibatkan, Harga Yoro Bisa Tembus Rp950 Miliar
Upaya AC Milan mendapatkan Yoro juga melibatkan agen super Jorge Mendes. Agen asal Portugal tersebut dikabarkan diminta membantu proses transfer kliennya yang kini memperkuat Manchester United.
Menariknya, Mendes sebelumnya berusaha meyakinkan Amorim untuk merekrut Tiago Gabriel, bek Lecce. Namun, mantan pelatih Manchester United tersebut tidak tertarik mendatangkan kompatriotnya itu dan justru lebih menginginkan Yoro.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober 2026 Pukul 13.30 WIB: Indonesia Tempel Malaysia!
Amorim bahkan disebut secara khusus tertarik untuk kembali bekerja sama dengan bek muda asal Prancis tersebut. Situasi ini membuat AC Milan berpotensi memanfaatkan hubungan profesional keduanya untuk membuka jalan negosiasi dengan Manchester United.
Menurut laporan yang sama, AC Milan berpeluang mendapatkan Yoro dengan biaya transfer 40 juta hingga 50 juta euro atau sekitar 33 juta hingga 41 juta poundsterling. Jika terealisasi, angka tersebut akan menjadikan penjualan Yoro sebagai salah satu transaksi keluar terbesar dalam sejarah klub.
Meski demikian, Manchester United belum tentu bersedia melepas pemain yang direkrut dengan investasi besar tersebut. Mantan kepala pencari bakat Setan Merah, Mick Brown, menilai Yoro masih memiliki kualitas dan mendapatkan penilaian tinggi di internal klub.
Kendala utama justru terletak pada kesempatan bermain. Pelatih Michael Carrick musim ini lebih sering menempatkan Yoro sebagai bek kanan, meskipun posisi alaminya adalah bek tengah.
Dengan postur tubuh sekitar 190 sentimeter, pemain berusia 20 tahun itu dinilai kurang nyaman menjalankan peran tersebut. Performanya di posisi bek kanan juga menjadi sorotan setelah Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth dan takluk 0-2 dari Chelsea pada Sabtu.
Brown menilai persoalan Yoro bukan terletak pada kualitas individu, melainkan minimnya kesempatan bermain di posisi terbaiknya.
“Leny Yoro adalah pemain yang sangat bagus, dan dia sangat dihargai di Manchester United,” kata Brown kepada Football Insider awal bulan ini.
Manchester United Pertimbangkan Pinjaman Yoro
Brown menjelaskan Manchester United masih menghadapi kesulitan menemukan posisi yang tepat bagi Yoro dalam susunan pemain utama. Kondisi tersebut membuat Carrick harus menempatkannya di sektor yang bukan menjadi posisi favoritnya.
“Masalahnya, saat ini tidak ada tempat yang benar-benar tersedia untuknya di dalam tim, kecuali jika dia harus mengisi posisi bek kanan. Namun, itu bukan posisi favoritnya, jadi saya tidak yakin hal tersebut akan menjadi solusi jangka panjang,” ujar Brown.
Dia juga menilai perkembangan Yoro membutuhkan kesempatan bermain secara reguler. Pengalaman bertanding setiap pekan dinilai penting agar sang pemain bisa meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan tuntutan sepak bola level tertinggi.
“Mereka membutuhkan dia untuk berkembang, tetapi satu-satunya cara untuk mengembangkan kemampuan itu adalah dengan bermain setiap pekan, menghadapi situasi seperti ini, dan beradaptasi. Namun, hal tersebut belum terjadi saat ini,” tuturnya.
Brown tidak menutup kemungkinan Yoro meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer Januari. Namun, dia menilai Manchester United tidak akan kesulitan mendapatkan peminat jika memutuskan membuka pintu keluar bagi bek muda tersebut.
“Karena itu, muncul pembicaraan dia bisa pergi dengan status pinjaman pada Januari, dan saya tidak ragu akan ada beberapa klub yang tertarik merekrutnya jika memang demikian. Ketika kita membicarakan klub seperti Paris Saint-Germain, uang bukanlah masalah. Jadi, Manchester United pada dasarnya bisa meminta harga berapa pun yang mereka inginkan,” katanya.
Opsi peminjaman menjadi salah satu jalan yang bisa dipertimbangkan Manchester United. Dengan skema tersebut, Yoro berpeluang mendapatkan menit bermain reguler sebagai bek tengah tanpa membuat Setan Merah kehilangan aset mudanya secara permanen.
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Berubah dari 2 Menit Jadi 7 Menit? Ini Aturan IFAB
Manchester United juga bisa mempertahankan potensi keuntungan finansial pada masa mendatang. Sebab, dengan usia yang masih 20 tahun, nilai pasar Yoro berpeluang meningkat apabila dia mendapatkan kesempatan bermain dan menunjukkan perkembangan positif.
Kini, masa depan Yoro menjadi perhatian menjelang bursa transfer Januari 2027. AC Milan memiliki ketertarikan, Amorim ingin bereuni, sementara Manchester United harus menentukan langkah terbaik untuk perkembangan pemain yang mereka datangkan dengan harga mahal tersebut.









