Akun Medsos Digeruduk Netizen Buntut Unggahan Ruben Onsu, Komnas PA: Kami Tak Bela Sarwendah!

Akun Medsos Digeruduk Netizen Buntut Unggahan Ruben Onsu, Komnas PA: Kami Tak Bela Sarwendah!

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 23 Oktober 2026 - 14:37
share

JAKARTA, iNews.id - Akun media sosial Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) diserbu komentar negatif setelah lembaga tersebut disorot dalam polemik Ruben Onsu dan Sarwendah. Komnas PA dituding tidak netral dan dianggap berpihak kepada Sarwendah setelah beredar video Ketua Komnas PA Agustinus Sirait memuji kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benua.

Agustinus mengakui akun media sosial Komnas PA dibanjiri komentar yang menyudutkan lembaganya setelah menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu.

"Semenjak press conference yang lalu, akun sosmed kita banyak diserang dengan komen-komen yang sangat menyudutkan," katanya.

Polemik tersebut mencuat setelah video Agustinus yang memuji Pablo Benua beredar di media sosial. Ruben Onsu turut menyoroti rekaman itu dan menilai Komnas PA telah kehilangan independensi dalam menyikapi persoalan yang melibatkan dirinya dan Sarwendah.

"Namun direspons sama RO sendiri, bahwa kami dianggap berpihak dengan memperlihatkan video saya memuji Pablo," ujarnya.

Agustinus menjelaskan, pujian kepada Pablo bukan berarti Komnas PA membela Sarwendah. Menurut dia, apresiasi tersebut diberikan karena pernyataan Pablo dinilai sejalan dengan prinsip perlindungan anak, terutama mengenai pentingnya menjaga hubungan anak dengan orang tua kandung.

Dia juga menyayangkan penilaian yang hanya didasarkan pada potongan video pernyataannya tanpa melihat konteks yang lebih luas.

"Kayaknya terlalu dangkal penilaiannya hanya dengan melihat video statement saya. Siapapun yang punya statement anak tidak boleh dipisahkan dari orang tuanya, pasti kami apresiasi," katanya.

Komnas PA Ingatkan Dampak Hujatan terhadap Anak

Di tengah polemik yang terus bergulir, Agustinus meminta para pendukung Ruben Onsu maupun Sarwendah menghentikan aksi saling menghujat di media sosial. Dia mengingatkan, anak-anak berisiko menjadi pihak yang terdampak akibat komentar negatif orang dewasa.

"Tolong hentikan dari sekarang, karena apa? Ada anak-anak yang menjadi korban atas ketikan tanganmu, atas ketikan jarimu," ucapnya.

Agustinus menegaskan, Komnas PA tidak berada di pihak salah satu orang tua dalam perselisihan tersebut. Lembaganya, kata dia, berfokus pada pemenuhan hak, perlindungan, dan keselamatan anak, bukan kepentingan pihak dewasa yang sedang berselisih.

"Kami tidak pernah berada di sisi orang dewasa. Namanya perlindungan anak, ya khusus anak. Fokus kami hanya pada perlindungan anak," katanya.

Sebelumnya, polemik yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah turut menjadi perhatian Komnas PA. Persoalan tersebut diadukan kepada lembaga itu untuk meminta perhatian dan perlindungan terhadap kondisi mental anak-anak di tengah perselisihan kedua orang tua mereka.

Topik Menarik