Dokter Ungkap Pelukan Ayah untuk Anak Bisa Tingkatkan Percaya Diri

Dokter Ungkap Pelukan Ayah untuk Anak Bisa Tingkatkan Percaya Diri

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 23 Oktober 2026 - 14:51
share

JAKARTA, iNews.id - Pelukan seorang ayah bukan sekadar ungkapan kasih sayang, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Sentuhan sederhana ini dapat membantu menstimulasi perkembangan otak sekaligus membangun rasa aman dan percaya diri sejak usia dini.

Dokter Spesialis Anak, dr Ardi Santoso, menjelaskan pentingnya kebiasaan memeluk anak sejak kecil. Menurut dia, kedekatan fisik antara ayah dan anak dapat memberikan stimulasi yang mendukung perkembangan saraf otak.

"Pelukan seorang ayah itu efeknya dahsyat banget. Pelukan seorang ayah kepada anaknya dia bisa membantu stimulasi perkembangan otak si anak kalau sejak kecil kita membiasakan memeluk," ujar dr Ardi, dikutip Jumat (23/10/2026).

Selain mendukung perkembangan anak, pelukan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan emosional mereka. Anak yang merasa aman dan mendapat kasih sayang dari orang tua memiliki kesempatan untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kehadiran ayah yang memberikan dukungan dan kenyamanan turut membantu anak merasa tidak sendirian saat menghadapi kesulitan. Perasaan tersebut menjadi salah satu bekal emosional bagi anak untuk menjalani kehidupan ketika beranjak dewasa.

"Dan menanamkan rasa percaya diri, semangat bahwa dia tuh bisa menghadapi kerasnya, beratnya dunia ini ke depan, dia akan selalu nyaman," katanya.

Sebab itu, dr Ardi mengingatkan para ayah agar tidak ragu menunjukkan kasih sayang kepada anak melalui pelukan dan ciuman. Menurut dia, ekspresi kasih sayang secara langsung tetap penting meski anak sudah beranjak besar.

"Jadi buat para ayah semua jangan pernah, pernah untuk tidak memeluk anak kita. Peluk, cium, walaupun masih udah gede pun, pokoknya masih ada kesempatan sehat, peluk dia," ucapnya.

Dia menambahkan, pelukan ayah dapat menjadi sumber kenyamanan dan semangat bagi anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kedekatan emosional yang terbangun melalui kebiasaan sederhana tersebut diharapkan membantu anak menghadapi kehidupan dengan lebih optimistis.

"Biar dia merasa ada rasa nyaman, semangat untuk menjalani hidup ini. Karena efek pelukan seorang ayah tuh memang dahsyat. Oke? Jangan lupa," katanya.

Topik Menarik