Chery Rambah Motor Listrik, Desainnya Mirip Yamaha

Chery Rambah Motor Listrik, Desainnya Mirip Yamaha

Otomotif | inews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08
share

JAKARTA, iNews.id - Chery mulai merambah pasar kendaraan roda dua setelah moped listrik mirip Yamaha muncul dalam dokumen pengajuan produk di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China. Motor listrik berbiaya murah ini menjadi salah satu langkah awal pabrikan otomotif tersebut sebelum menghadirkan sepeda motor listrik dengan jangkauan lebih jauh.

Dilansir dari Car News China, moped listrik tersebut memiliki desain menyerupai Yamaha Vino. Berdasarkan dokumen pengajuan, kendaraan ini menggunakan motor listrik hub yang terpasang di roda belakang.

Model seperti ini bukan hal baru di China. Motor listrik tiruan dengan desain menyerupai Yamaha, Honda Zoomer, Yamaha Jog, hingga Vespa telah beredar selama hampir dua dekade.

Motor listrik kelas bawah tersebut umumnya dijual dengan harga sekitar 2.000 yuan atau setara 300 dolar AS. Jika dikoversi dengan rupiah Rp5.395.200 juta (kurs Rp17.984 per dolar AS). 

Kapasitas baterai kurang dari 2 kWh, motor listrik murah ini memiliki jarak tempuh sekitar 50 kilometer atau kurang. 

Produsen motor listrik, besar maupun kecil di China sudah terbiasa berbagi komponen dan bodi, menggunakan motor hub serta lead-acid batteries untuk menekan biaya produksi.

Kehadiran moped listrik tersebut juga memperlihatkan potensi pasar kendaraan roda dua bagi Chery. Di tengah persaingan industri otomotif China yang semakin ketat, segmen ini dinilai dapat membuka peluang bisnis baru, terutama melalui pengembangan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV).

Siapkan Motor Listrik dengan Jangkauan Lebih Jauh

Chery tidak hanya mengembangkan moped listrik sederhana. Perusahaan otomotif asal China itu juga mulai menyiapkan sepeda motor dengan teknologi elektrifikasi yang lebih canggih, termasuk model listrik murni dan kendaraan listrik dengan jangkauan diperluas atau extended-range electric vehicle (EREV).

Divisi kendaraan komersial Chery dilaporkan telah memperoleh persetujuan pemerintah untuk memproduksi sepeda motor pada akhir September 2026. Perusahaan juga memperkenalkan dua konsep sepeda motor NEV dalam acara teknologi internal di kantor pusatnya di Wuhu, China.

Salah satu model yang diperkenalkan berada di bawah merek Cinnox. Motor tersebut dikategorikan sebagai skuter petualangan atau adventure scooter (ADV) listrik murni, dengan klaim jarak tempuh antara 150 hingga 200 kilometer.

Chery menyebut motor ini dapat diisi ulang menggunakan perangkat pengisian daya umum. Namun, perusahaan belum merinci apakah kendaraan tersebut mendukung pengisian daya AC atau DC, atau keduanya.

Model lainnya bernama Grow C3, sebuah motor bergaya cruiser yang mengusung teknologi EREV. Chery menyebutnya sebagai kendaraan penjelajah cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi jangkauan diperluas.

Berbeda dari motor listrik murni, teknologi EREV menggunakan sistem pembangkit tambahan untuk memasok energi listrik sehingga berpotensi memperpanjang jarak perjalanan. Meski demikian, Chery belum mengumumkan spesifikasi lengkap sistem penggerak Grow C3.

Motor ini juga dirancang untuk mendukung aktivitas luar ruang, termasuk berkemah. Melalui fitur vehicle-to-load (V2L), kendaraan dapat menyalurkan listrik untuk mengoperasikan perangkat elektronik di luar motor, sehingga berpotensi menggantikan fungsi generator portabel.

Pasar Motor Listrik Jadi Peluang Baru Chery

Langkah Chery memasuki industri kendaraan roda dua berlangsung ketika pasar otomotif China menghadapi persaingan ketat, termasuk kekhawatiran mengenai kejenuhan pasar dan kelebihan kapasitas produksi.

Di sisi lain, pasar kendaraan roda dua masih menawarkan peluang pertumbuhan. Peralihan menuju teknologi elektrifikasi membuka ruang bagi produsen mobil untuk memanfaatkan pengalaman pengembangan baterai, sistem penggerak listrik, dan teknologi kendaraan pintar.

Meski demikian, Chery belum mengumumkan harga resmi, spesifikasi lengkap, maupun jadwal pemasaran motor-motor terbarunya. Belum diketahui pula apakah moped listrik bergaya Yamaha tersebut akan dipasarkan secara luas atau hanya menjadi bagian dari strategi awal perusahaan memasuki segmen kendaraan roda dua.

Jika pengembangan ini berlanjut, Chery berpotensi memperluas bisnisnya dari mobil ke sepeda motor listrik, mulai dari kendaraan murah untuk kebutuhan harian hingga model berteknologi EREV dengan jangkauan lebih jauh.

Topik Menarik