Kecanduan Vape Nikotin hingga Suara Rusak, Selena Gomez: Sangat Bodoh!
JAKARTA, iNews.id - Penyanyi sekaligus aktris Selena Gomez melontarkan pengakuan mengejutkan tentang kebiasaannya menggunakan vape bernikotin. Dia bahkan menyebut dirinya bodoh karena pernah menggunakan vape dalam jumlah banyak hingga merasa suaranya berubah.
Pengakuan tersebut disampaikan Selena Gomez melalui video yang diunggah di Instagram. Dia secara terbuka membicarakan kebiasaan yang kini disesalinya, sekaligus mengungkapkan betapa sulitnya melepaskan diri dari nikotin.
"Aku banyak menggunakan vape bernikotin," kata Selena, dikutip Selasa (20/10/2026).
Selena kemudian mengungkapkan penyesalannya terhadap kebiasaan tersebut. Dia merasa tindakan itu tidak sepadan dengan dampak yang harus dihadapinya, terlebih setelah menyadari adanya perubahan pada suaranya.
"Kebiasaan itu sangat bodoh dan telah mengubah suaraku," ujarnya.
Kisah Sandrinna Michelle yang Pernah Terinfeksi Bakteri, Tak Bisa Minum Kopi hingga Saat Ini
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena Selena tidak sekadar mengungkapkan pengalamannya menggunakan vape, tetapi juga secara terbuka mengkritik keputusan yang pernah diambilnya sendiri.
Dia pun mengingatkan orang-orang agar tidak tergoda mencoba vape bernikotin. Menurut Selena, kebiasaan tersebut bisa menjadi sesuatu yang sulit dihentikan setelah seseorang mulai menggunakannya.
Selena Gomez Akui Sulit Berhenti dari Nikotin
Di balik penyesalannya, Selena mengakui bahwa menghentikan penggunaan nikotin bukan perkara mudah. Zat tersebut bersifat adiktif sehingga penggunanya dapat mengalami kesulitan ketika berusaha berhenti.
Meski begitu, Selena mengatakan dirinya telah berhenti menggunakan vape dan berharap bisa mempertahankan keputusan tersebut.
"Aku sangat senang karena sudah berhenti dan berharap bisa terus mempertahankannya. Ini benar-benar sulit," tuturnya.
Selena juga menyampaikan pesan kepada orang-orang yang tengah berusaha menghentikan kebiasaan serupa. Dia ingin mereka mengetahui bahwa melepaskan diri dari ketergantungan bukan sesuatu yang mustahil.
Pengakuan Selena sekaligus menjadi pengingat bahwa rokok elektrik bukan kebiasaan yang bebas risiko. Meskipun kerap dianggap berbeda dari rokok konvensional, vape tetap dapat mengandung nikotin yang memicu ketergantungan.










