Stres Menumpuk? Studi Ungkap Bersih-Bersih Rumah Bisa Bantu Menenangkan Pikiran

Stres Menumpuk? Studi Ungkap Bersih-Bersih Rumah Bisa Bantu Menenangkan Pikiran

Gaya Hidup | inews | Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:10
share

JAKARTA, iNews.id - Membersihkan rumah atau merapikan meja kerja ternyata bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebersihan. Kegiatan sederhana ini juga berpotensi membantu meredakan stres, bahkan memberikan dampak positif terhadap respons fisik tubuh saat menghadapi tekanan.

Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata, membagikan informasi tersebut melalui utas di akun Threads miliknya. Dia menjelaskan, aktivitas bersih-bersih memiliki manfaat bagi kondisi psikologis dan fisiologis seseorang yang sedang mengalami stres.

“Gue baru tau ternyata bersih-bersih itu bisa membantu menurunkan stress,” tulis dr Adam Prabata, dikutip Selasa (20/10/2026).

Menurut dr. Adam, manfaat tersebut didukung penelitian berjudul Actual cleaning and simulated cleaning attenuate psychological and physiological effects of stressful events. Penelitian ini membahas dampak aktivitas membersihkan ruangan, baik secara langsung maupun melalui simulasi, terhadap respons seseorang ketika menghadapi situasi yang menimbulkan tekanan.

Dia menyebut penelitian yang melibatkan sekitar 3.000 orang itu menunjukkan aktivitas bersih-bersih dapat membantu memperbaiki respons sistem kardiovaskular atau jantung dan pembuluh darah saat seseorang menghadapi stres.

“Jadi ada penelitian pada 3.000 orang yang menunjukkan bahwa bersih-bersih ruangan, bahkan sesederhana dengan tisu antiseptik, bisa memperbaiki kondisi jantung dan pembuluh darah saat sedang menghadapi stress,” ujarnya.

Aktivitas seperti mengelap meja, menyapu lantai, atau menata barang dapat menjadi cara untuk mengalihkan perhatian dari sumber tekanan. Gerakan sederhana yang dilakukan secara berulang memungkinkan seseorang memusatkan pikiran pada tugas yang konkret, sehingga tidak terus-menerus terpaku pada hal yang memicu kecemasan.

Menariknya, manfaat tersebut tidak terbatas pada kegiatan membersihkan ruangan secara langsung. Menurut dr. Adam, simulasi atau membayangkan aktivitas bersih-bersih juga berpotensi memberikan efek positif dalam menghadapi tekanan psikologis.

“Kegiatan bersih-bersih ini bisa menjadi strategi pengalihan pikiran untuk mengatasi stress fisik dan psikologis. Bahkan mensimulasikan bersih-bersih juga bermanfaat loh!” ucapnya.

Bagi orang yang merasa kewalahan akibat pekerjaan atau rutinitas harian, merapikan kamar, menyapu lantai, atau membersihkan meja kerja bisa menjadi pilihan aktivitas sederhana untuk mengambil jeda dari tekanan.

Meski demikian, bersih-bersih bukan pengganti penanganan profesional apabila stres berlangsung berkepanjangan atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Aktivitas ini dapat menjadi salah satu strategi pendukung untuk membantu mengelola stres, disertai upaya menjaga pola hidup sehat dan mencari bantuan tenaga profesional jika diperlukan.

Topik Menarik