MU Larang Pemain Bicara ke Media usai Kritik Lisandro Martinez, Bruno Fernandes Buka Suara!
MANCHESTER, iNews.id – Manchester United (MU) dilaporkan membatasi pemainnya berbicara kepada media menyusul kritik terbuka Lisandro Martinez terhadap manajemen klub. Kebijakan tersebut menjadi sorotan setelah kapten Bruno Fernandes dan Matheus Cunha mengaku tidak diizinkan memberikan wawancara seusai pertandingan melawan Leeds United.
Menurut laporan The Sun, Senin (19/10/2026), para pemain MU tidak memberikan komentar kepada wartawan di area wawancara Stadion Elland Road setelah bermain imbang 1-1 melawan Leeds, Minggu (18/10/2026). Situasi tersebut berbeda dari kebiasaan para pemain yang umumnya melayani pertanyaan media selepas pertandingan.
Bruno Fernandes menjadi salah satu pemain yang menolak permintaan wawancara. Kapten Setan Merah itu menyampaikan secara langsung kepada wartawan jika dirinya tidak mendapatkan izin untuk berbicara.
"Saya tidak bisa bicara, saya tidak diizinkan," kata Fernandes kepada wartawan di Elland Road, seperti dilaporkan The Sun.
Matheus Cunha juga memberikan penjelasan serupa ketika dihampiri seorang jurnalis asal Brasil. Namun, laporan media Inggris menyebut tidak ada instruksi tertulis secara langsung dari petugas pers klub yang melarang seluruh pemain berbicara kepada wartawan.
Kritik Lisandro Martinez Diduga Jadi Pemicu
Pembatasan komunikasi tersebut mencuat hanya beberapa hari setelah Lisandro Martinez secara terbuka mengkritik jajaran petinggi Manchester United. Bek asal Argentina itu mempertanyakan minimnya dukungan manajemen dalam memperkuat skuad pada bursa transfer musim panas.
Kritik Lisandro disampaikan setelah MU kalah 0-2 dari Atletico Madrid dalam pertandingan Liga Champions. Dia turut menyoroti Direktur Sepak Bola Jason Wilcox dan kebijakan transfer klub yang dinilai belum cukup untuk meningkatkan daya saing tim.
Pernyataan tersebut memicu persoalan internal. Martinez kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Wilcox dan mendapat sanksi denda dari klub. Pelatih Michael Carrick sebelumnya menegaskan masalah tersebut sudah diselesaikan dan seluruh pihak kembali berfokus pada pertandingan.
Kontingen Indonesia Raih 2 Medali Emas di Asian Games 2026 Hari Ini Minggu 20 September 2026?
Meski sempat terlibat polemik, Lisandro Martinez tetap dipercaya masuk susunan pemain utama ketika menghadapi Leeds. Sementara itu, Harry Maguire menjadi satu-satunya pemain MU yang memberikan wawancara setelah pertandingan kepada pemegang hak siar dan saluran resmi klub, MUTV.
Harry Maguire Bongkar Masalah Mentalitas MU
Dalam wawancara bersama Sky Sports, Maguire menyoroti kurangnya keberanian para pemain MU ketika menghadapi tekanan. Menurut dia, tim sebenarnya sudah mempersiapkan pendekatan taktik agresif untuk menghadapi Leeds, tetapi belum mampu memaksimalkan penguasaan bola di lini tengah.
"Kami melatihnya pekan ini. Kami ingin mengimbangi mereka saat tidak menguasai bola dan bermain cukup agresif. Formasinya sedikit seperti lima pemain saat bertahan dan empat pemain ketika menguasai bola. Pergerakan di lini tengah cukup fleksibel. Kami tahu bisa mendapatkan banyak keuntungan di area tengah karena mereka hanya memainkan dua pemain di sana. Mungkin itulah bagian permainan yang seharusnya bisa kami maksimalkan," ujar Maguire.
"Kami seharusnya bisa lebih berani menguasai bola dan menerimanya ketika berada dalam tekanan. Namun, dalam situasi sekarang, kami tidak seberani yang seharusnya. Kami harus mendapatkan kembali keberanian itu karena untuk memenangkan pertandingan bersama Manchester United, kami membutuhkan keberanian dan ketenangan," lanjutnya.
Maguire juga menanggapi polemik Martinez yang sempat mengguncang suasana internal klub. Dia menegaskan persoalan tersebut telah diselesaikan.
"Ada banyak kegaduhan di sekitar klub pekan ini, seperti yang terjadi setiap pekan, tetapi kali ini lebih besar. Lisandro sudah menyampaikan permintaan maaf dan kami telah melanjutkan langkah," katanya.
Hasil imbang melawan Leeds terjadi setelah gol pembuka Bryan Mbeumo dibalas Dominic Calvert-Lewin pada babak kedua. Kini, Manchester United masih harus memperbaiki performa di lapangan sekaligus menjaga komunikasi internal agar polemik serupa tidak kembali mengganggu persiapan tim.









