AHY Respons OTT KPK di BNPB, Berharap Jadi Momentum Benahi Birokrasi

AHY Respons OTT KPK di BNPB, Berharap Jadi Momentum Benahi Birokrasi

Terkini | inews | Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dia menghormati segala bentuk proses hukum yang berjalan. 

AHY mengaku belum mengikuti perkembangan OTT tersebut. Namun, dia berharap momentum OTT KPK yang berlangsung di Kantor BNPB dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas birokrasi dan tata kelola pemerintahan secara menyeluruh. 

"Oh, saya belum mengikuti itu ya, tapi yang jelas kita hormati proses itu dan mudah-mudahan bisa terus kita benahi birokrasi dan pemerintahan kita secara keseluruhan," ujar AHY saat menghadiri acara Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Mandiri University Daan Mogot, Rabu (14/10/2026).

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di lingkungan kantor BNPB pada Selasa 13 Oktober 2026, malam. Dalam hasil OTT di Kantor BNPB, lembaga antirasuah itu menangkap 14 orang yang salah satunya adalah Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian. 

"Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026). 

Budi menyebut, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hingga logam mulia yang diduga kuat terkait dengan perkara tersebut.

"Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp1,4 miliar," ujarnya. 

Budi menjelaskan, penyelidikan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.

"Bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan," ucapnya.

Topik Menarik