PDIP Pecat Achmad Hidayat dari Kader, Klaim bukan karena Sowan ke Jokowi
JAKARTA, iNews.id - PDI Perjuangan (PDIP) memecat kader asal Surabaya Achmad Hidayat. Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah membantah pihaknya memecat Achmad Hidayat lantaran telah berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Said mengatakan, pemecatan dilakukan lantaran Hidayat banyak melanggar aturan internal partai.
"Oh, ada anggota dari PDI Perjuangan namanya Achmad Hidayat. Dia menyatakan bahwa menurut dia, dia dipecat karena sowan ke Pak Jokowi. Yang terjadi sesungguhnya, terlalu banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Achmad Hidayat yang tidak kami sampaikan ke publik," ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2026).
Said pun menyoroti konten Hidayat di media sosial yang menyatakan siap mati membela Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.
"Tapi kelakuannya jauh dari apa yang menjadi concern partai dan instruksi Ibu Mega," ujar Said.
Said mengaku tak percaya dengan alasan pemecatan Hidayat karena telah berkunjung ke kediaman Jokowi. Apalagi, kata dia, banyak orang yang telah berkunjung ke kediaman Jokowi.
"Sudahlah, kan bukan hanya dia yang ke Pak Jokowi. Orang tiap hari mondar-mandir ke Pak Jokowi, kita biasa-biasa saja. Pak Jokowi ke mana, kita ke mana, kita jalannya sudah berbeda. Sehingga nggak ada urusan. Tidak ada orang datang ke Pak Jokowi dipecat," ucapnya.
Said meyakini, Hidayat dipecat lantaran melakukan pelanggaran berat di internal partai. Bahkan, dia menyinggung ada pelanggaran hukum.
"Ada perdata, ada pidana. Nah, silakan kepada berbagai pihak yang kena korban dari Achmad Hidayat untuk menuntut ke APH (aparat penegak hukum)," ujar Said.
Pemecatan itu diketahui tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor 105/KPTS/DPP/IX/2026 yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Sukarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto pada 4 September 2026.









