Pimpinan DPRD Sukabumi Copot Foto Gibran, PDIP Jabar Buka Suara
SUKABUMI, iNews.id - Aksi nekat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Rojab Asy Ari, yang mencopot foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendadak tular di media sosial dan memicu gelombang pro-kontra di tengah masyarakat. Menanggapi kehebohan tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat bergerak cepat dengan menegaskan bahwa tindakan politisi tersebut murni merupakan aksi pribadi dan sama sekali tidak mewakili sikap resmi partai.
Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, memastikan tidak pernah ada arahan atau instruksi khusus dari struktur partai, baik di tingkat DPC, DPD, hingga DPP, terkait aksi penurunan foto sang wakil presiden. Menurutnya, tindakan yang dilakukan Rojab diduga kuat merupakan bentuk ekspresi emosi dan respons personal atas dinamika politik pasca-keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan persyaratan pendidikan Gibran.
Ono menilai dinamika hukum di Mahkamah Konstitusi belakangan ini memang menjadi sorotan luas publik secara nasional. Kendati demikian, ia menekankan bahwa PDIP secara kelembagaan tidak memiliki kepentingan maupun agenda politik tertentu untuk mencampuri atau merespons polemik tersebut lewat tindakan-tindakan semacam itu.
Pihak partai menyatakan tetap menghormati hak dan perasaan pribadi setiap kader dalam mengamati isu-isu nasional, sepanjang hal tersebut tidak mengatasnamakan atau melanggar mekanisme resmi organisasi. Namun, segala tindakan yang dilakukan tanpa garis komando partai ditegaskan kembali sebagai tanggung jawab individu masing-masing dan tidak dapat dikaitkan dengan kebijakan politik PDI Perjuangan.










