Kurang Tidur Bisa Bikin Wajah Terlihat Kusam dan Lelah, Dokter Kasih Paham!

Kurang Tidur Bisa Bikin Wajah Terlihat Kusam dan Lelah, Dokter Kasih Paham!

Gaya Hidup | inews | Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:37
share

JAKARTA, iNews.id - Kurang tidur bukan hanya membuat tubuh terasa lemas dan sulit berkonsentrasi. Wajah juga bisa terlihat lebih lelah setelah seseorang melewati malam dengan waktu istirahat yang terbatas. 
Mata tampak sayu, kulit terlihat kusam, hingga wajah kehilangan kesan fresh kerap menjadi perubahan yang mudah disadari.

Kondisi tersebut bukan sekadar persoalan penampilan. Tidur dan waktu pemulihan merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh, termasuk dalam menjaga kondisi kulit.

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr. Nisrina Tache, Sp.DVE, menjelaskan bahwa kondisi kulit tidak dapat dilepaskan dari kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari.

"Lifestyle seperti tidur dan recovery menjadi fondasi utama, sementara skincare dapat menjadi external support yang melengkapinya," ujar dr Nisrina dalam acara Skin Longevity Clinic 2026 yang digelar Wardah di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.

Kenapa Kurang Tidur Bisa Bikin Wajah Terlihat Lelah?

Saat seseorang memiliki aktivitas padat tetapi tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, tubuh memiliki kesempatan pemulihan yang lebih terbatas. Kondisi tersebut kemudian dapat tercermin pada tampilan wajah.

Kulit yang terlihat kusam atau lelah juga tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Stres, paparan lingkungan, aktivitas harian, pola makan, serta kebiasaan perawatan kulit dapat menjadi faktor lain yang memengaruhi penampilan kulit.

Karena itu, istilah 'recovery gap' digunakan untuk menggambarkan kesenjangan antara aktivitas yang dijalani dengan kesempatan tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri.

Ketika waktu pemulihan tidak seimbang dengan aktivitas, kulit dapat terlihat kurang fresh. Namun, 'recovery gap' bukan merupakan diagnosis medis, melainkan istilah yang digunakan dalam pembahasan mengenai keseimbangan aktivitas dan pemulihan.

Tidur Jadi Bagian Penting dari Kesehatan Kulit

Tidur memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan berbagai proses pemulihan. Karena itu, menjaga kesehatan kulit sebaiknya tidak hanya berfokus pada produk yang digunakan dari luar.

"Skin energy menggambarkan energi yang dibutuhkan sel kulit untuk menjalankan berbagai fungsi normalnya. Saat membahas kesehatan kulit jangka panjang, lifestyle seperti tidur dan recovery menjadi fondasi utama," kata dr Nisrina.

Konsep skin energy dalam hal ini bukan berarti kulit mempunyai baterai yang dapat habis atau diisi ulang secara harfiah. Istilah tersebut merupakan analogi untuk membantu menjelaskan kebutuhan energi sel dalam menjalankan fungsi normalnya.

Dengan demikian, penggunaan skincare sebaiknya dipandang sebagai bagian dari perawatan, bukan pengganti tidur atau waktu pemulihan yang cukup.

Tanda Wajah Mulai Terlihat Capek

Ada beberapa perubahan yang mungkin lebih mudah diperhatikan ketika seseorang sedang kurang beristirahat. Misalnya, wajah terlihat lebih kusam, kurang fresh, atau mata tampak lelah.

Namun, perubahan tersebut tidak bisa digunakan untuk memastikan seseorang mengalami kurang tidur. Tampilan kulit dipengaruhi banyak faktor dan setiap orang dapat menunjukkan respons yang berbeda.

Penyanyi Sivia, yang turut hadir dalam pembahasan mengenai skin longevity, mengaku cukup mudah menyadari perubahan pada kulit ketika aktivitasnya sedang padat.

"Kalau jadwal lagi padat, aku paling gampang notice saat kulit mulai kelihatan capek dan kusam. Buat aku, menjaga kulit itu bukan cuma soal satu produk, tapi juga bagaimana aku mengatur tidur, aktivitas, dan rutinitas skincare," ungkap Sivia.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perawatan kulit tidak hanya berkaitan dengan produk, tetapi juga bagaimana seseorang mengatur keseharian.

Menjaga kondisi kulit dalam jangka panjang membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Selain melakukan perawatan dari luar, kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan.

Konsep 'Eat, Move, dan Rest' menjadi salah satu cara sederhana untuk mengingat pentingnya pola makan, aktivitas fisik, dan istirahat dalam rutinitas harian.

Istirahat yang cukup menjadi salah satu bagian yang tidak dapat digantikan oleh skincare. Ketika jadwal padat, mengatur waktu tidur dan memberikan tubuh kesempatan untuk melakukan pemulihan tetap penting untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Jadi, jika wajah terlihat kusam dan lelah setelah beberapa malam tidur larut, jangan buru-buru menyalahkan skincare. Bisa jadi tubuh memang sedang membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri.

Topik Menarik