Jadi Menperin, Sarmuji Pastikan Kebijakan Agus Gumiwang bakal Dilanjutkan

Jadi Menperin, Sarmuji Pastikan Kebijakan Agus Gumiwang bakal Dilanjutkan

Terkini | inews | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:08
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji memastikan akan melanjutkan kebijakan Agus Gumiwang Kartasasmita saat memimpin Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Hal itu disampaikan Sarmuji saat mengumpulkan pejabat eselon I dan II Kemenperin pada Jumat (2/10/2026).

 Dalam kesempatan tersebut, dia memberikan penghargaan kepada Agus Gumiwang yang dinilai telah meletakkan fondasi bagi langkah Kemenperin.

“Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang sebagai Menteri tentu harus kita lanjutkan. Kita akan teruskan apa-apa yang sudah dicapai dan apa yang sudah diletakkan akan kita perkuat kembali,” kata Sarmuji dikutip Sabtu (3/10/2026).

Menurut dia, kesinambungan kebijakan diperlukan agar pembangunan industri berjalan optimal. Namun, kesinambungan tersebut perlu diiringi keberanian menghadirkan gagasan baru.

Sarmuji meminta jajaran Kemenperin tidak hanya fokus pada persoalan, tetapi juga mampu membaca setiap peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sektor industri.

“Kita harus memiliki mimpi-mimpi besar di Kementerian ini. Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan kita. Mari kita berpikir mengenai opportunity, apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sektor industri ini sebagai leverage bagi pembangunan ekonomi kita,” tuturnya.

Selain melanjutkan kebijakan sebelumnya, Sarmuji menginstruksikan jajaran Kemenperin meningkatkan kinerja dan mengomunikasikannya kepada publik. Menurut dia, komunikasi publik diperlukan agar kinerja pemerintah dapat diketahui masyarakat dengan baik.

Sarmuji juga meminta tidak ada sekat berlebihan antara pimpinan dan jajaran Kemenperin. Dia ingin membangun suasana kerja terbuka agar para pejabat dapat berdiskusi, berdialektika, serta memberikan masukan terhadap kebijakan yang akan diambil.

“Jangan memberikan penghormatan berlebih kepada saya, jangan memberikan pelayanan berlebih kepada saya. Penghormatan dan pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat bagi kita semua, yang membatasi kita untuk bisa berdiskusi, berdialektika, memberikan masukan dan memberikan saran terhadap kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil,” ujar Sarmuji.

Topik Menarik