MUI Soroti Oknum Polisi Diduga Bekingi Tambang Ilegal, Minta Kapolri Jenderal Suyudi Tegas

MUI Soroti Oknum Polisi Diduga Bekingi Tambang Ilegal, Minta Kapolri Jenderal Suyudi Tegas

Berita Utama | inews | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:02
share

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menindak tegas oknum polisi yang dinilai mencederai integritas institusi. Hal ini menyusul berbagai dugaan keterlibatan polisi dalam membekingi aktivitas tambang ilegal di sejumlah daerah.

Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas juga meminta Kapolri baru pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu menyoroti tempat hiburan yang dinilainya merusak moral dan akhlak bangsa.

"Di antara hal-hal yang perlu dibenahi oleh Kapolri yang baru, adanya oknum kepolisian yang membekingi tambang-tambang ilegal dan kegiatan-kegiatan terlarang serta tempat-tempat hiburan yang merusak moral dan akhlak bangsa," ujar Anwar Abbas dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Anwar, kepolisian memiliki peran penting dan strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dia menilai praktik pembiaran dan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tidak hanya berpotensi merugikan negara secara finansial dan merusak lingkungan, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Selain dugaan pembekingan tambang ilegal, Anwar Abbas menyoroti ketimpangan penegakan hukum dalam konflik agraria atau sengketa lahan antara warga dan perusahaan besar. Menurutnya, aparat kepolisian kerap dinilai tidak bersikap netral dalam melindungi hak-hak masyarakat kecil.

"Bila terjadi konflik lahan antara petani atau warga masyarakat dengan perusahaan sawit atau tambang, atau antara buruh dan pihak perusahaan, maka tidak jarang pihak kepolisian tampil bukan membela kepentingan dan hak-hak rakyat, tapi lebih membela kepentingan pengusaha besar," kritiknya.

Anwar Abbas berharap pergantian kepemimpinan di tubuh Polri menjadi momentum untuk memperbaiki budaya kerja dan menjawab berbagai keluhan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Kita berharap mudah-mudahan dengan adanya Kapolri yang baru, masalah-masalah yang banyak dikeluhkan masyarakat selama ini dapat ditanggulangi dengan baik, lebih humanis, dan lebih berkeadilan sehingga pihak kepolisian kita harapkan dapat benar-benar dipercaya dan dicintai oleh seluruh rakyat negeri ini," tandas Anwar Abbas.

Topik Menarik