Cerita Pramono soal Wali Kota New York Zohran Mamdani Penasaran Skema Subsidi Transportasi Jakarta

Cerita Pramono soal Wali Kota New York Zohran Mamdani Penasaran Skema Subsidi Transportasi Jakarta

Terkini | inews | Selasa, 29 September 2026 - 02:00
share

NEW YORK, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Wali Kota New York Zohran Mamdani sempat penasaran dengan bagaimana cara Jakarta mengelola sekaligus membiayai transportasi publik untuk melayani jutaan penduduk. Momen itu terjadi saat keduanya bertemu di Civic Hall, New York, Amerika Serikat, Minggu (20/9/2026).

Diketahui, pertemuan tersebut membahas pengelolaan transportasi di tengah tingginya mobilitas penduduk Jakarta dan wilayah aglomerasi. Pramono menilai New York memiliki persoalan perkotaan yang mirip dengan Jakarta.

"New York relatif persoalannya itu hampir sama dengan Jakarta, sebagai kota yang sangat padat, multikultur, multietnik, semua orang datang ke tempat itu, sehingga dengan demikian problemnya menjadi complicated," kata Pramono kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Mamdani menanyakan cara Jakarta mengelola transportasi untuk melayani penduduk dalam jumlah besar. Pramono menyebut penduduk Jakarta mencapai 11 juta orang, sedangkan kawasan metropolitan mencapai 42 juta berdasarkan data resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Wali Kota Mamdani bertanya kepada saya bagaimana penanganan Jakarta dengan penduduk 11 juta, dan kemudian dengan aglomerasi atau metropolitan-nya menjadi 42 juta, data resmi dari UN," ungkapnya.

Eks Sekretaris Kabinet ini pun menjelaskan Jakarta mengembangkan transportasi berbasis aglomerasi melalui Transjabodetabek. Pengelolaan transportasi tidak lagi hanya berfokus pada Transjakarta, tetapi mencakup konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga.

"Saya sampaikan bahwa kalau dulu yang diatur hanya Transjakarta, sekarang pengaturannya menjadi Transjabodetabek," sambungnya.

Pembahasan kemudian berlanjut pada aspek pembiayaan. Mamdani menanyakan skema subsidi yang digunakan untuk menopang layanan transportasi di kawasan aglomerasi.

"Nah, bagi dia yang menjadi pertanyaan paling dalam adalah bagaimana dengan subsidinya? Ya sementara ini subsidi sepenuhnya menjadi beban tanggung jawab Pemerintah Jakarta," kata Pramono.

Menurut Pramono, integrasi berbagai moda transportasi menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas Jakarta dan wilayah sekitarnya. Masyarakat saat ini memiliki sejumlah pilihan transportasi publik, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, Microtrans hingga KRL.

"Dan kami yakin kalau ini penataannya menjadi lebih baik, sekarang ini kan orang juga merasakan bahwa fasilitas transportasi di Jakarta setelah MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, Microtrans, KRL, membuat Jakarta konektivitasnya menjadi semakin baik," tutup Pramono.

Topik Menarik