Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

Terkini | inews | Selasa, 22 September 2026 - 20:22
share

JAKARTA, iNews.id - Akademisi Rocky Gerung mengungkap pengalamannya saat menjadi salah satu pihak yang kritis terhadap pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ketika mayoritas publik saat itu masih memberikan dukungan tinggi. Rocky mengatakan dirinya pernah menghadapi berbagai laporan setelah mengkritik Jokowi. 

Dia mengaku tetap bertahan meski berada di posisi minoritas dan mendapat kecaman.

"10 tahun lalu Jokowi punya dukungan publik 80 persen, lalu saya caci maki secara akademis bahkan, walaupun bahasa saya caci maki. Saya pakai argumen di situ, lalu semua orang caci maki saya, saya sendirian," ujar Rocky dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Isu Panas Program Prioritas" di iNews, Selasa (22/9/2026).

Rocky mengatakan kritiknya terhadap Jokowi kala itu membuat dirinya dilaporkan. Dia menyebut ada 30 berkas laporan yang harus dihadapinya.

"Karena saya kritik Jokowi, saya dilaporkan. Ada 30 berkas yang saya hadapi itu. Tapi saya minoritas," katanya.

Menurut Rocky, dirinya memilih mengkritik Jokowi karena menilai pemikiran publik saat itu telah terbawa arus mayoritas.

"Kenapa saya kritik Jokowi? Karena pikirannya dibelok oleh mayoritas. Mayoritas dungu saya bilang waktu itu. Orang benci saya," tuturnya.

Rocky kemudian menyinggung kondisi 10 tahun setelah kritik tersebut disampaikan. Dia mengatakan sebagian orang yang sebelumnya mengecamnya justru mengakui pandangannya.

"10 tahun kemudian orang bilang, 'Lu yang benar Rock,' Gue bilang, 'Gue gak benar, kalian yang dungu,' fair saya bilang begitu. 'Minta maaf waktu itu kita gak dukung Anda,' saya gak perlu dukungan," katanya.

Rocky menegaskan dirinya bertanggung jawab atas pemikiran, logika, dan penalarannya sendiri. Dia mengatakan tidak membutuhkan dukungan untuk mempertahankan pandangannya.

"Otak saya, saya pertanggungjawabkan sendiri. Logic saya, saya pertanggungjawabkan sendiri. Reasoning saya, saya bantu dengan pemikiran ilmu pengetahuan. Jadi saya gak butuh bantuan untuk dibela atau dikritik," ujarnya.

Dia kembali menegaskan 10 tahun lalu dirinya berada di posisi minoritas ketika mayoritas mendukung Jokowi. Menurutnya, waktu kemudian menunjukkan adanya perubahan pandangan dari masyarakat.

"10 tahun lalu mayoritas mendukung Jokowi, saya minoritas. Setelah itu mereka tahu mereka salah," katanya.

Rocky kemudian menyinggung sikap publik terhadap dirinya saat ini. Dia mengatakan dirinya kembali mendapat kecaman meski menurutnya tidak sedang mengkritik Presiden Prabowo Subianto.

"Hari ini saya tidak mengkritik Prabowo saya dicaci maki tuh, tanpa tahu kenapa saya tidak mengkritik, caci maki duluan. Saya tunggu 10 tahun lagi, kalian akan minta maaf ke saya," pungkasnya.

Topik Menarik