Borneo FC Bangkit Usai Dipermalukan Persija, Mauro Jeronimo Bongkar PR Besar Timnya

Borneo FC Bangkit Usai Dipermalukan Persija, Mauro Jeronimo Bongkar PR Besar Timnya

Olahraga | inews | Selasa, 15 September 2026 - 19:53
share

SAMARINDA, iNews.id – Borneo FC Samarinda mulai menemukan momentum kebangkitan di Super League 2026-2027 setelah meraih kemenangan perdana musim ini. Namun, pelatih Mauro Jeronimo menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menjaga kendali permainan hingga akhir pertandingan.

Borneo FC sebelumnya mengawali kompetisi dengan hasil mengecewakan setelah kalah di kandang sendiri dari Persija Jakarta. Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Pesut Etam yang ingin memulai musim dengan hasil positif di depan pendukungnya.

Namun, Borneo FC langsung memberikan respons pada pertandingan berikutnya. Bertandang ke markas Persijap Jepara, tim asal Samarinda itu berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0.

Kemenangan tersebut menjadi hasil positif pertama Borneo FC pada musim 2026-2027 sekaligus membawa mereka naik ke posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin.

Meski berhasil meraih kemenangan, Mauro Jeronimo tidak ingin anak asuhnya cepat puas. Pelatih asal Spanyol itu melihat masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama bagaimana tim mampu mempertahankan dominasi permainan selama 90 menit.

Menurut Mauro, pertandingan melawan Persijap berjalan sesuai prediksi. Bermain di kandang lawan dengan dukungan penuh suporter tuan rumah membuat laga berjalan penuh tantangan.

"Kami menyadari tantangan yang akan kami hadapi dan tahu jika pertandingan ini akan memiliki berbagai fase yang berbeda. Pada fase awal saya rasa di babak pertama kami bermain sangat baik. Kami mendominasi permainan dan berhasil mencetak gol," ujar Mauro Jeronimo.


Mauro Jeronimo Soroti Konsistensi Borneo FC

Borneo FC tampil cukup dominan pada babak pertama melawan Persijap. Mauro menilai timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan dan bahkan memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan.

"Sebenarnya, di awal pertandingan, kami punya peluang untuk mencetak gol tambahan. Menurut saya, kami benar-benar memegang kendali. Namun, sayangnya di babak kedua, kami belum sepenuhnya siap untuk menguasai jalannya pertandingan selama 90 menit penuh," kata Mauro.

Tekanan dari Persijap pada babak kedua sempat membuat Borneo FC harus bekerja keras mempertahankan keunggulan. Namun, lini belakang Pesut Etam mampu menjaga organisasi permainan.

Mauro mengapresiasi kerja keras para pemain bertahan yang tetap solid ketika lawan mulai meningkatkan intensitas serangan.

"Kami bahu-membahu bertahan saat berada dalam tekanan berat. Saya juga merasa setelah melancarkan dua atau tiga serangan balik, kami seharusnya bisa mencetak gol kedua untuk memastikan kemenangan, namun kami gagal melakukannya," tutur Mauro.

Menurut dia, peluang mencetak gol tambahan sebenarnya terbuka ketika Persijap mulai memberikan ruang akibat mengejar gol penyama kedudukan.

Meski masih memiliki kekurangan, Mauro menilai kemenangan tandang tersebut menjadi hasil penting bagi perkembangan tim.

"Jadi, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik, tetapi kami sangat senang. Setelah kekalahan di laga kandang sebelumnya, meraih kemenangan tandang ini terasa sangat berarti, dan kami akan terus melanjutkan kerja keras kami," sambungnya.


Fokus Hadapi Dewa United di Stadion Segiri

Secara statistik, pertandingan Persijap kontra Borneo FC berlangsung cukup seimbang. Kedua tim sama-sama mencatatkan 50 persen penguasaan bola.

Namun, Borneo FC lebih agresif dalam menciptakan peluang dengan melepaskan 12 tembakan, sedangkan Persijap mencatat delapan percobaan.

Dari total tembakan tersebut, Borneo FC menghasilkan lima tembakan tepat sasaran, sementara Persijap hanya mencatat tiga tembakan yang mengarah ke gawang.

Kini, Borneo FC langsung mengalihkan fokus menghadapi Dewa United pada pertandingan berikutnya.

Laga pekan kelima Super League 2026-2027 tersebut akan berlangsung lebih cepat di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9/2026).

Pertandingan tersebut dimajukan karena pada Oktober 2026, Borneo FC harus menjalani agenda ASEAN Club Championship 2026-2027 yang bertepatan dengan jadwal kompetisi domestik.

Kemenangan atas Persijap menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk menghadapi Dewa United. Pesut Etam berharap momentum positif tersebut dapat berlanjut sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen Super League musim ini.

Topik Menarik