Rodri Blak-blakan Sebut Sulit Tolak Real Madrid

Rodri Blak-blakan Sebut Sulit Tolak Real Madrid

Olahraga | inews | Selasa, 15 September 2026 - 21:00
share

BARCELONA, iNews.id - Rodri akhirnya buka suara mengenai keputusan sulit meninggalkan Manchester City dan memilih Barcelona meski mendapat ketertarikan serius dari Real Madrid. Gelandang asal Spanyol itu menegaskan keputusan tersebut lebih dipengaruhi pertimbangan sepak bola daripada faktor finansial maupun tekanan dari luar.

Kepindahan Rodri dari Manchester City menjadi salah satu cerita terbesar pada bursa transfer musim panas. Pemain berusia 30 tahun itu meninggalkan Inggris untuk kembali berkarier di La Liga dan memilih Barcelona di tengah persaingan dengan Real Madrid.

Keputusan tersebut langsung menarik perhatian karena Real Madrid merupakan salah satu klub yang sangat menginginkan jasanya. Namun, status sebagai salah satu klub terbesar di dunia tidak cukup untuk membuat Rodri mengubah pilihannya.

Rodri menjelaskan proses kepindahannya tidak terjadi secara tiba-tiba. Dia terlebih dahulu merasa waktunya bersama Manchester City sudah mendekati akhir dan membutuhkan tantangan baru sebelum kesempatan bergabung dengan Barcelona muncul.

“Ini merupakan sebuah proses, bukan sebuah keputusan. Pertama, Anda harus menyadari waktu Anda di sana sudah berakhir dan Anda mungkin menginginkan tantangan baru. Dari sana, ketika kesempatan di Barcelona muncul, saya menyadari itu merupakan pilihan terbaik bagi saya karena banyak alasan,” kata Rodri kepada Mundo Deportivo.

Proyek Hansi Flick Jadi Penentu

Rodri kemudian menegaskan pertimbangan olahraga menjadi faktor utama dalam menentukan klub barunya. Dia tertarik dengan skuad Barcelona sekaligus arah yang sedang dibangun Hansi Flick bersama direktur olahraga Deco.

“Saya selalu mendasarkan keputusan saya pada pertimbangan olahraga, yakni di mana saya yakin bisa menang, bahagia dan yang terpenting berkembang sebagai pemain. Itulah alasan saya memilih Barca, juga karena generasi pemain yang mereka miliki dan apa yang sedang dibangun Hansi di sana. Pada akhirnya, Deco dan Hansi di jajaran teratas organisasi meyakinkan saya,” ujar Rodri.

Meski demikian, Rodri mengakui memilih Barcelona dan menolak Real Madrid bukan perkara mudah. Dia harus menentukan pilihan di antara dua klub terbesar di dunia, sementara Real Madrid juga memperlakukannya dengan sangat baik selama proses tersebut.

“Saya harus mempertimbangkan banyak hal dan membuat keputusan yang sangat penting di antara dua klub terbaik di dunia. Pada akhirnya, saya membuat keputusan berdasarkan pertimbangan olahraga, berdasarkan apa yang sedikit lebih membuat saya antusias dan memahami di mana saya bisa paling banyak menang serta berkembang sebagai pemain. Itu sama sekali bukan keputusan yang mudah; mengatakan tidak kepada Madrid bukan hal yang mudah, terutama karena mereka memperlakukan saya dengan sangat baik,” tuturnya.

Selain pendekatan taktik, strategi Barcelona dalam membangun skuad juga membuat Rodri merasa semakin yakin. Dia melihat klub asal Catalunya tersebut memberikan ruang bagi dirinya untuk menentukan pilihan tanpa tekanan.

“Pada titik mana pun mereka sama sekali tidak memberikan tekanan kepada saya; semua orang menyampaikan keinginan mereka agar saya bergabung, bekerja sama dan melihat apa yang bisa saya berikan kepada tim. Semuanya lebih kepada sepak bola itu sendiri, tentang apa yang mereka pahami bisa saya berikan di dalam maupun di luar lapangan, dan saya sangat menyukainya,” ungkap Rodri.

Keputusan Rodri juga terjadi setelah Real Madrid menjadi sorotan karena memilih tidak menghadiri acara Ballon d'Or ketika Rodri memenangkan penghargaan tersebut dengan mengungguli Vinicius. Namun, gelandang Spanyol itu memastikan kontroversi tersebut tidak memengaruhi pilihannya dalam menentukan klub baru.

“Siapa pun yang mengenal saya tahu saya berusaha menjauh dari hal-hal semacam itu, seperti hiruk-pikuk media. Saya fokus pada sepak bola. Dalam hal itu, saya sangat Inggris, bukan? Premier League adalah sepak bola dan tidak banyak hal lainnya,” kata Rodri.

Dengan demikian, Rodri menegaskan pilihannya menuju Barcelona bukan didasari persaingan personal dengan Real Madrid. Proyek olahraga, kualitas generasi pemain Barcelona, serta visi Hansi Flick dan Deco menjadi faktor utama yang membuat dia yakin meninggalkan Manchester City untuk kembali ke Spanyol.

Topik Menarik