Resmi! Persija Vs Java United Digelar di Bali
JAKARTA, iNews.id - Persija Jakarta harus meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026-2027 dan memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali sebagai venue pertandingan.
Duel Persija kontra Java United dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB. Berdasarkan laman I.League dan Persija Jakarta, Stadion Kapten I Wayan Dipta sudah ditetapkan sebagai lokasi pertandingan kandang Macan Kemayoran.
Persija terpaksa mencari stadion alternatif karena SUGBK tidak dapat digunakan untuk laga tersebut. Stadion nasional itu sebelumnya menjadi venue ketika Persija menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026-2027, Sabtu (12/9/2026).
Setelah duel Persija vs Persib, SUGBK mulai dipersiapkan untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menjelaskan kondisi rumput SUGBK juga membutuhkan perawatan sebelum stadion kembali digunakan untuk pertandingan. Perawatan dilakukan agar lapangan siap mendukung agenda Timnas Indonesia.
"Setelah pertandingan Persija vs Persib, sudah tidak boleh dipakai lagi, kalau tidak salah untuk 10 hari supaya rumpunya bisa pulih dan kondisinya bagus," kata Erick di Jakarta, dikutip pada Selasa (15/9/2026).
SUGBK dan JIS Sama-sama Tak Bisa Dipakai
Persija sebenarnya masih memiliki alternatif stadion di Jakarta, yakni Jakarta International Stadium (JIS). Namun, venue tersebut juga tidak tersedia karena sedang dipersiapkan untuk konser penyanyi asal Kanada, The Weeknd, pada 26-27 September 2026.
Situasi tersebut membuat Persija tidak memiliki pilihan untuk menggelar pertandingan kandang melawan Java United di Jakarta. SUGBK dan JIS sama-sama tidak dapat digunakan sehingga Bali dipilih sebagai lokasi pertandingan.
Macan Kemayoran tetap membawa kepercayaan diri tinggi menuju Bali. Rizky Ridho dan kawan-kawan baru saja meraih kemenangan penting atas Persib Bandung dengan skor 2-1 di SUGBK pada Sabtu (12/9/2026).
Kemenangan atas Persib membuat Persija belum terkalahkan dalam dua pertandingan pertama Super League 2026-2027. Tim asuhan Macan Kemayoran mengoleksi enam poin dan berada di posisi ketiga klasemen sementara.
Persija hanya tertinggal selisih gol dari Bali United dan Madura United yang berada di posisi lebih tinggi. Catatan tersebut menjadi modal positif sebelum menghadapi Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Di kubu lawan, Java United masih berupaya menemukan kemenangan pertama musim ini. Laskar Kepodang Emas mengawali kompetisi dengan pengurangan dua poin akibat persoalan club licensing.
Java United kemudian bermain imbang 1-1 saat menghadapi Garudayaksa FC pada laga pertama. Pada pertandingan berikutnya, tim asuhan Fabio Lefundes kalah 2-3 dari Persita Tangerang.
Hasil tersebut membuat Java United belum mengoleksi kemenangan dari dua laga awal. Mereka kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi minus satu poin.
Pertandingan melawan Persija di Bali menjadi kesempatan Java United untuk memburu kemenangan perdana sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Namun, Persija juga memiliki kepentingan besar untuk mempertahankan tren positif pada awal musim.
STY Beri Perlakuan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia yang Baru Gabung TC Persija di Thailand
Di sisi lain, perpindahan kandang ke Bali juga berkaitan dengan regulasi penggunaan stadion alternatif. Persija masih memiliki tiga kesempatan lagi untuk memindahkan pertandingan kandangnya tanpa terkena sanksi pengurangan poin.
Regulasi Kompetisi Super League 2026-2027 yang dirilis I.League memperbolehkan penggunaan stadion alternatif maksimal empat kali dalam satu musim dengan alasan tertentu.
"Penggunaan Stadion alternatif terdaftar hanya diizinkan maksimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) musim kompetisi dengan alasan sebagaimana dijelaskan dalam ayat (7) huruf a, b dan c Pasal ini," bunyi poin delapan dalam Pasal 33 Regulasi Kompetisi Super League 2026-2027.
"Pelanggaran ayat ini akan dikenakan sanksi pengurangan 1 (satu) poin pada musim berjalan. Aturan pengurangan poin ini juga berlaku untuk setiap akumulasi 4 (empat) kali perpindahan stadion berikutnya," tambah keterangan tersebut.
Dengan demikian, laga melawan Java United di Bali menjadi perpindahan stadion alternatif pertama Persija pada musim 2026-2027. Macan Kemayoran masih memiliki tiga kesempatan sebelum batas penggunaan stadion alternatif dalam regulasi kompetisi tercapai.










