Prabowo Ngaku Tiru Perjalanan Politik SBY: Kalau Nyontek yang Baik Boleh

Prabowo Ngaku Tiru Perjalanan Politik SBY: Kalau Nyontek yang Baik Boleh

Terkini | inews | Kamis, 10 September 2026 - 08:49
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku meniru perjalanan politiknya Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengatakan meniru langkah SBY yang mendirikan partai politik setelah pensiun dari militer dan kemudian meminta mandat kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Prabowo dan SBY sama-sama memiliki latar belakang militer. Prabowo menyebut keduanya pernah menjadi jenderal dan sejak awal dididik untuk mengabdi kepada rakyat.

“Saudara-saudara, Bapak SBY pernah jadi jenderal, saya juga pernah,” kata Prabowo di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, pendidikan militer membentuk dirinya dan SBY sebagai tentara rakyat. Jika kemudian memilih terjun ke politik, pengabdian kepada rakyat tetap harus dilakukan melalui jalur demokrasi.

“Tapi kita TNI yang diajarkan, yang dibesarkan, yang dibina sebagai tentara rakyat. Kita dididik dari kecil sebagai tentara rakyat yang berjuang untuk rakyat. Jadi kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat,” sambungnya.

Eks Menteri Pertahanan ini kemudian memuji langkah SBY setelah meninggalkan dunia militer. Dia menilai keputusan SBY mendirikan partai politik dan maju meminta mandat rakyat menjadi contoh yang baik.

“Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat mendapat mandat. Demikian juga saya, kalau nyontek yang baik boleh,” tuturnya.

Prabowo juga menilai perjalanan dirinya dan SBY memiliki sejumlah kesamaan. Keduanya sama-sama mendirikan partai politik dan maju ke hadapan rakyat untuk mendapatkan mandat.

Namun, Prabowo mengungkap perjuangannya menuju kursi presiden berlangsung panjang. Dia baru mendapatkan kepercayaan rakyat setelah empat kali mengikuti kontestasi.

“Saya juga bikin partai, maju ke rakyat minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga,” ucap Prabowo.

Topik Menarik