Viral Keributan hingga Baku Hantam di Mal Bekasi, Dipicu SPG Digoda

Viral Keributan hingga Baku Hantam di Mal Bekasi, Dipicu SPG Digoda

Terkini | inews | Selasa, 8 September 2026 - 16:30
share

JAKARTA, iNews.id - Video keributan di mal kawasan Bekasi Utara, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa yang melibatkan sejumlah orang tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) malam.

Dilansir dari akun Instagram @bekasi.kita, keributan sempat membuat pengunjung mal terkejut. Sejumlah orang terlihat cekcok hingga saling dorong yang membuat suasana di lokasi memanas.

“Sejumlah warga yang berada di lokasi mengaku tidak mengetahui pasti penyebab keributan tersebut. Saat ditanya, beberapa orang juga mengaku tidak mengetahui persoalan yang terjadi,” tulis keterangan akun tersebut, dikutip Selasa (8/9/2026).

Kapolsek Bekasi Utara, AKP Tono Listianto mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai keributan tersebut. Personel kemudian dikerahkan untuk melerai pihak-pihak yang terlibat sekitar pukul 22.20 WIB.

“Setibanya di TKP, Timsus melerai kedua belah pihak dan mengamankan orang-orang diduga terlibat dalam perkelahian yang kemudian dibawa ke ruang mediasi untuk diminta keterangannya serta mendata,” kata Tono dalam keterangannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keributan dipicu persoalan antara seorang sales promotion girl (SPG) berinisial AS dengan sales promotion boy (SPB) berinisial A. AS diketahui merupakan SPG pameran air kemasan, sedangkan A bekerja di booth pameran merek lain.

AS disebut tidak senang dan merasa tidak nyaman karena mengaku kerap digoda oleh A.

“Perkelahian antara pekerja booth dengan pekerja tenan disebabkan karena pihak kesatu (AS) tidak suka dan merasa tidak nyaman atas tindakan pihak kedua (A) yang selalu menggoda pihak kesatu,” ujar Tono.

Setelah dilakukan mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Pihak yang terlibat juga membuat kesepakatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Pihak tenant berjanji tidak akan menggoda pekerja pameran. Apabila ada karyawan yang melanggar kesepakatan bersedia dimutasi keluar area. Pihak terkait berjanji apabila ada karyawan yang melanggar kesepakatan bersedia di mutasi keluar area SMB,” jelasnya.

Tono menambahkan, hasil mediasi tersebut disaksikan pihak manajemen mal dan dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang ditandatangani di atas materai.

“Pukul 02.00 WIB mediasi selesai dan situasi aman kondusif,” tutur Tono.

Topik Menarik