BNPB Catat Karhutla di 4 Daerah, 24,5 Hektare Lahan Hangus

BNPB Catat Karhutla di 4 Daerah, 24,5 Hektare Lahan Hangus

Terkini | inews | Selasa, 8 September 2026 - 14:04
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat daerah dalam beberapa hari terakhir. Total luas lahan yang hangus terbakar mencapai sekitar 24,5 hektare.

Data tersebut dihimpun BNPB dari laporan kejadian dan penanganan bencana yang dilakukan pemerintah daerah pada periode Senin (7/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026) pukul 07.00 WIB.

Kebakaran pertama terjadi di Desa Kebumen, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin (7/9) pukul 12.50 WIB. Kebakaran dipicu pembakaran sampah yang diperparah angin kencang dan kondisi lahan kering.

Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 2 hektare. BPBD bersama Damkar Kabupaten Kebumen melakukan kaji cepat dan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Karhutla juga terjadi di Gampong Kayee Adang, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada Senin (7/9/2026) pukul 16.04 WIB. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Luas lahan yang terbakar sekitar 1 hektare. BPBD Kabupaten Aceh Besar mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dan api berhasil dipadamkan pada pukul 18.45 WIB.

Sementara itu, kebakaran lahan terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Senin (7/9/2026) pukul 16.00 WIB. Titik api berada di Desa Fajar Indah, Kecamatan Panca Jaya, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji.

Kebakaran di wilayah tersebut menjadi yang terluas dibandingkan tiga daerah lainnya. Total lahan yang terbakar mencapai 19,5 hektare.

BPBD Kabupaten Mesuji berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen serta penanganan di lokasi. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran lahan lainnya terjadi di Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (6/9/2026) pukul 13.00 WIB itu menghanguskan lahan seluas 2 hektare.

Kebakaran diduga dipicu sisa puntung rokok yang dibuang di area lahan. Personel BPBD Kabupaten Trenggalek bersama TNI/Polri, perangkat desa, dan warga melakukan asesmen serta penanganan hingga api berhasil dipadamkan pada Senin (7/9/2026).

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan.

"BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta segera melapor ke BPBD atau Damkar apabila melihat titik api," ujar Berton dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).

Berton juga meminta pemerintah daerah memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di wilayah rawan karhutla.

"Untuk pemerintah daerah agar secara rutin melakukan patroli di wilayah yang rawan kebakaran dan menyiagakan personel serta peralatan guna melakukan pemadaman secara cepat ketika ditemukan adanya titik api," tuturnya.

BNPB mencatat seluruh kebakaran tersebut berhasil ditangani dan tidak menimbulkan korban jiwa.

"Di tengah masih terjadinya karhutla di sejumlah wilayah, BNPB meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lahan kering dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api," ujarnya.

Topik Menarik