PVMBG Ingatkan Potensi Letusan Gunung Anak Krakatau Masih Tinggi, Warga Dilarang Masuk Radius 3 Km

PVMBG Ingatkan Potensi Letusan Gunung Anak Krakatau Masih Tinggi, Warga Dilarang Masuk Radius 3 Km

Terkini | inews | Minggu, 6 September 2026 - 20:47
share

JAKARTA, iNews.id - Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda telah berakhir. Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan probabilitas terjadinya letusan pada periode berikutnya masih tinggi.

PVMBG mencatat erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.

Setelah erupsi menerus berakhir, PVMBG mencatat satu kali erupsi Strombolian pada Minggu (6/9/2026) pukul 03.53 WIB dengan durasi sekitar 30 detik.

“Erupsi menerus yang berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB telah berakhir. Setelah itu, tercatat 1 kali erupsi strombolian pada 6 September 2026 pukul 03.53 WIB selama sekitar 30 detik,” tulis PVMBG melalui media sosial resminya, Minggu (6/9/2026).

Meski episode erupsi menerus telah berakhir, PVMBG menegaskan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih perlu diwaspadai. Potensi terjadinya letusan pada beberapa periode waktu selanjutnya masih tergolong tinggi.

“Meskipun episode erupsi menerus telah berakhir, probabilitas terjadinya letusan pada beberapa periode waktu selanjutnya masih tinggi,” tulis PVMBG.

PVMBG mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta berada di luar radius 3 kilometer (km) dari pusat aktivitas gunung api tersebut.

“Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi,” tulis PVMBG.

PVMBG menegaskan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak diperbolehkan memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi mengingat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih tinggi meskipun episode erupsi menerus telah berakhir.

Topik Menarik