Kemenhub Alihkan Penerbangan dari Soetta ke Kertajati Imbas Erupsi Anak Krakatau
IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan Bandara Internasional Kertajati di Jawa Barat sebagai alternatif pendaratan pesawat menyusul penutupan sejumlah bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa mengatakan, penerbangan yang berpotensi dialihkan ke Bandara Kertajati merupakan penerbangan internasional dari Arab Saudi yang sebelumnya dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
"Sementara alternatif bisa menggunakan Bandara Kertajati, yang belum tutup di sekitar Jakarta," ujar Lukman saat dihubungi IDX Channel, Minggu (6/9/2026).
Lukman mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan di Bandara Kertajati untuk mengantisipasi pengalihan pendaratan sejumlah penerbangan yang sebelumnya dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
"Ada rencana Garuda Indonesia dari Saudi. Saat ini sedang dipersiapkan bandaranya," kata Lukman.
Sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, pemerintah melakukan penutupan sementara aktivitas penerbangan di lima bandara, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Internasional Radin Inten II di Lampung, Bandara Budiarto Curug, dan Lapangan Terbang Pondok Cabe.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara sejak pukul 01.30 WIB. Berdasarkan NOTAM Nomor A3346/26 (NOTAMR A3344R/26), penutupan diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB dengan mempertimbangkan kondisi jarak pandang pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.
Sementara itu, penutupan Bandara Halim Perdanakusuma diperpanjang melalui NOTAM A3347/26 (NOTAMR A3345/26). Penutupan berlaku sejak pukul 09.49 WIB dengan estimasi operasional kembali pada pukul 14.00 WIB.
Adapun Bandara Internasional Radin Inten II di Lampung ditutup sejak pukul 09.55 WIB. Berdasarkan NOTAM B1125/26 (NOTAMR B1124/26), bandara tersebut diperkirakan kembali beroperasi pada pukul 14.00 WIB.
Sementara Bandara Budiarto Curug ditutup hingga pukul 13.30 WIB. Sedangkan Lapangan Terbang Pondok Cabe ditutup hingga pukul 14.00 WIB.
Penutupan sejumlah bandara tersebut dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan menyusul dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap kondisi operasional penerbangan, terutama jarak pandang.
(DESI ANGRIANI)









