Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga Tengah Malam Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
JAKARTA, iNews.id - InJourney Airports memperpanjang waktu penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Terbaru, bandara ditutup hingga pukul 23.59 WIB, Minggu (6/9/2026).
Sebelumnya, Bandara Soetta ditutup hingga pukul 17.30 WIB, seperti yang tercantum dalam Notice to Airmen (NOTAM) A3348/26 yang diterbitkan AirNav Indonesia untuk menggantikan NOTAM sebelumnya, yakni A3346/26.
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 23.59 WIB," dikutip dari Instagram @soekarnohattaairport.
InJourney Airports mengimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi," tulis keterangan akun tersebut.
Sebelumnya, AirNav Indonesia menyatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.
Melalui Indonesia Network Management Center (INMC), AirNav terus memantau kondisi ruang udara dan pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembaruan informasi aeronautika akan dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.
"AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," tulis keterangan AirNav Indonesia dalam siaran pers, Minggu (6/9/2026).
Pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta tetap bergantung pada perkembangan kondisi ruang udara dan hasil pemantauan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.










