Kisah Keajaiban Aida Zaskia, Sembuh dari Stroke dan Kanker Stadium 3

Kisah Keajaiban Aida Zaskia, Sembuh dari Stroke dan Kanker Stadium 3

Gaya Hidup | inews | Selasa, 1 September 2026 - 08:54
share

JAKARTA, iNews.id - Kisah keajaiban dialami pedangdut sekaligus penyintas kanker, Aida Saskia. Setelah berjuang selama lima tahun melawan kanker stadium 3 grade 3 dan sempat mengalami stroke hingga kondisi kritis, Aida kini bisa kembali beraktivitas.

Perjuangan Aida melawan penyakit tersebut bukan hal mudah. Kondisinya sempat memburuk akibat komplikasi yang menyerang saraf hingga membuat dia kesulitan berbicara, bergerak, bahkan tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasa.

"Kondisinya di rumah sakit sampai cadel, sampai enggak bisa bergerak, enggak bisa beraktivitas sama sekali. Sampai terjadi stroke kan kemarin, ngomong aja udah cadel terus sampai ngeracau karena sarafnya udah terganggu," ujar Aida Saskia saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.

Tidak hanya stroke, Aida juga sempat mengalami gangguan pada otak. Dokter menemukan adanya cairan di otaknya yang membuat kondisi kesehatan Aida semakin mengkhawatirkan.

"Sampai ada cairan di otak. Terus tiba-tiba yang sudah disangka-sangka tidak ada umur, tiba-tiba sekarang bisa pulih lagi kayak gini," katanya.

Kini, kondisi Aida berangsur pulih. Dia bahkan sudah bisa kembali melakukan berbagai aktivitas setelah melewati masa kritis yang membuat keluarga sempat khawatir dengan kondisi kesehatannya.

Meski demikian, Aida menyadari perjuangannya melawan kanker belum sepenuhnya berakhir. Dia masih harus menjalani pengobatan rutin dalam jangka panjang untuk menjaga kondisi tubuh dan imunnya tetap stabil.

"Masih tetap harus setiap bulan sampai 7 tahun ke depan kata dokter minimal harus tetap berobat ya, enggak boleh putus obat. Ada suntik Zoladex sampai 5 tahun ke depan, untuk Tamofen juga sampai 7 tahun," kata Aida.

Selain pengobatan medis, Aida juga menilai kesehatan mental menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Dia berusaha menjaga pikiran tetap positif dan menjalani kehidupan dengan bahagia.

Menurut Aida, kondisi mental yang buruk dapat memengaruhi kondisi tubuh sehingga membuat imunitas menurun. Karena itu, dia memilih untuk lebih menikmati kehidupan setelah melewati masa-masa sulit akibat penyakit yang dideritanya.

"Mental itu hal yang terpenting ya. Kebahagiaan itu, happy itu harus nomor pertama gitu loh. Karena kalau misalkan kita galau, memikirkan sesuatu hal yang tidak sebaiknya dipikirkan, itu mempengaruhi imun juga, jadi cepat drop," ujar Aida.

Kini, Aida bersyukur masih diberi kesempatan untuk kembali menjalani aktivitas. Pengalaman panjang menghadapi kanker dan stroke membuat dia semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan fisik sekaligus mental.

Topik Menarik