Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

Nasional | inews | Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:00
share

MANGGARAI TIMUR, iNews.id - Kerusakan jalan, longsor, dan bebatuan yang menutup akses tidak menghalangi personel Polres Manggarai Timur menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Kampung Tango Bali, Desa Lencur, Kecamatan Lamba Leda Utara. Polisi harus menempuh perjalanan sekitar 5 jam untuk mencapai lokasi warga terdampak gempa yang sulit dijangkau tersebut.

Perjalanan dilakukan setelah polisi menerima informasi adanya warga yang membutuhkan bantuan di wilayah tersebut. Personel membawa bantuan sosial dengan melewati jalur yang rusak akibat bencana.

Sejumlah jembatan dilaporkan terdampak, sementara longsoran tanah dan bebatuan menutup beberapa bagian jalan. Kondisi itu membuat perjalanan menuju Kampung Tango Bali tidak mudah.

Di sejumlah titik, personel kepolisian bersama warga harus bergotong royong membuka dan membersihkan akses yang terhambat. Upaya tersebut dilakukan agar rombongan dapat melanjutkan perjalanan hingga mencapai permukiman warga.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 5 jam, rombongan akhirnya tiba di Kampung Tango Bali. Polisi kemudian menyerahkan bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat terdampak bencana.

Kondisi warga di lokasi cukup memprihatinkan. Sekitar 30 rumah dilaporkan mengalami kerusakan total akibat bencana yang melanda wilayah tersebut.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak. Kehadiran personel kepolisian juga menjadi dukungan moril bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana dan terganggunya akses transportasi.

Plh Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Sajimin mengatakan, upaya tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk tetap menjangkau masyarakat meski berada di wilayah yang sulit diakses.

“Tidak ada masyarakat yang boleh merasa sendiri atau ditinggalkan hanya karena berada di wilayah yang sulit dijangkau. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk hadir,” ujar Sajimin, Senin (24/8/2026)..

Menurut dia, kondisi medan dan kerusakan infrastruktur pascabencana menjadi tantangan dalam penyaluran bantuan. Namun, kerja sama antara polisi dan masyarakat membantu membuka akses menuju lokasi terdampak.

“Kami mengapresiasi personel Polres Manggarai Timur dan masyarakat yang bersama-sama menghadapi kendala di lapangan. Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat kemanusiaan Polri,” katanya.

Bagi warga Kampung Tango Bali, kedatangan polisi bukan hanya soal bantuan kebutuhan sehari-hari. Di tengah rumah yang rusak dan akses yang belum sepenuhnya pulih, kehadiran petugas menjadi bentuk dukungan bahwa mereka tidak menghadapi dampak bencana seorang diri.

Perjalanan panjang dengan melewati jalan rusak, longsoran, dan bebatuan menjadi gambaran upaya petugas menjangkau masyarakat hingga ke pelosok. Selama sekitar lima jam perjalanan, personel Polres Manggarai Timur memastikan bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.

Topik Menarik