BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair untuk Vape di Kepri, Selamatkan 14,1 Juta Jiwa

BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair untuk Vape di Kepri, Selamatkan 14,1 Juta Jiwa

Terkini | inews | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:23
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 2,6 ton methamphetamine atau sabu cair dari kapal MV Ocean Porter di Perairan Karimun, Kepulauan Riau. Kepala BNN Suyudi Ario Seto menyebut, pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 14,1 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba.

"Kalkulasi klinis kami menganalisa bahwa 2,6 ton sabu cair dapat dijadikan liquid untuk 2,8 juta cartridge vape narkotika," ujar Suyudi di Batam, Kepulauan Riau, dikutip Sabtu (22/8/2026).

Suyudi menjelaskan, dengan asumsi satu vape lima orang, sabu cair itu diperkirakan bisa berdampak terhadap sekitar 14,1 juta jiwa.

"Maka pada hari ini negara telah berhasil menyelamatkan lebih dari 14,1 juta jiwa atau tepatnya 14.130.430 jiwa generasi bangsa Indonesia dari ancaman kerusakan neurologis permanen dan kehancuran masa depannya," kata Suyudi.

BNN memperkirakan, nilai ekonomi barang haram tersebut mencapai hampir Rp8,5 triliun, jika didasarkan pada asumsi harga Rp3 juta untuk setiap cartridge.

Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen BNN serta Bea Cukai yang menemukan pergerakan mencurigakan kapal MV Rain Maker sejak Desember 2025. Pada 16 Agustus 2026, tim kembali memantau melalui sistem marine traffic terhadap kapal berbendera Tanzania itu.

"Kapal diketahui beberapa kali berganti nama dan terakhir menggunakan nama MV Ocean Porter," kata Suyudi.

Kemudian pada 17 Agustus, tim bergerak menuju Tanjung Balai Karimun untuk memantau perairan. Tiga armada dikonsolidasikan menuju titik kumpul di Tanjung Parit. Tim gabungan lalu melakukan intercept di Perairan Karimun, Kepri.

Petugas menemukan sejumlah pelanggaran. Kapal tersebut diduga memalsukan identitas dengan menggunakan nama MV Ocean Porter yang sudah berganti nama sebelumnya. Petugas juga menemukan empat kontainer, dengan salah satunya berisi sekitar 1,57 juta batang rokok ilegal asal China tanpa pita cukai.

Kemudian, petugas menemukan ruang penyimpanan rahasia yang berisi cairan. Hasil pemeriksaan menunjukkan cairan tersebut positif methamphetamine atau sabu cair dengan total berat mencapai 2,6 ton.

Sebanyak 10 awak kapal yang seluruhnya merupakan warga negara Myanmar ditangkap, dengan inisial ST, YY, KZ, PP, TK, KM, HT, SM, TH dan ATK.

Topik Menarik