Politisi Muslimah Aisha Wahab Rebut Kursi DPR AS, Kalahkan Calon Didukung Lobi Israel
WASHINGTON, iNews.id - Satu lagi politisi Muslim menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS). Politisi Partai Demokrat, Aisha Wahab, menang dalam pemilu putaran kedua yang digelar secara khusus untuk mengisi kursi Distrik Kongres ke-14 California, Kamis (20/8/2026) malam waktu setempat.
Kursi tersebut sebelumnya diisi Eric Swalwell yang mengundurkan diri di tengah tuduhan pelecehan seksual.
Aisha sekaligus menjadi warga Amerika keturunan Afghanistan pertama yang terpilih menjadi anggota DPR AS.
Dengan penghitungan suara yang telah mencapai 100, Aisha meraih 53,1 persen suara, mengungguli sesama kandidat dari Partai Demokrat, Melissa Hernandez, yang memperoleh 46,9 persen.
Aisha maju mewakili platform Partai Demokrat progresif yang pro-Palestina. Sementara Hernandez mengusung platform pro-Israel yang mendapat dukungan dana kampanye sangat besar dari kelompok lobi Israel, American Israel Public Affairs Committee (AIPAC).
Portal berita Politico melaporkan, AIPAC menyumbang hampir 3 juta dolar AS untuk kampanye Hernandez; dari total 4 juta dolar dana yang masuk pada kedua kampanye sejak Juli. Sebanyak 3,7 juta dolar di antaranya mengalir ke pihak Hernandez.
"Saya sangat bangga dengan warga distrik ini. Mereka melihat jutaan dolar dana dari luar yang masuk disertai retorika, narasi, dan catatan keliru. Namun mereka mampu melihat kenyataan di baliknya dan memilih saya," ujar Aisha, kepada stasiun televisi CBS
Sementara itu Hernandez mengatakan, dia optimistis menghadapi pertarungan ulang melawan Aisha pada November mendatang, mengingat adanya peta wilayah kongres Distrik ke-14 yang telah digambar ulang. Perubahan itu, kata dia, menambah jumlah pemilih sebanyak 26.000 orang.
"Saya akan merebut kembali Dublin, kota tempat saya pernah menjabat sebagai wali kota, karena saya yakin bisa meraih ribuan suara tambahan di sana," kata Hernandez.
Pertarungan ulang antara Aisha dan Hernandez akan berlangsung dalam pemilihan paruh waktu pada 3 November.










