10.300 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta bakal Dibedah, di Mana saja?

10.300 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta bakal Dibedah, di Mana saja?

Terkini | inews | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:01
share

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bedah rumah di kawasan kumuh Cakung dan Tambora, Jakarta. Langkah tersebut merupakan bagian dari target renovasi 10.300 rumah tidak layak huni di Jakarta pada 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara mengatakan, Cakung dan Tambora dipilih sebagai lokasi penanganan karena terdapat kawasan yang membutuhkan perbaikan. Penentuan kedua lokasi tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung.

"Saya sudah mendapatkan dua titik dari Pak Gubernur, Pak Pramono. Saya tanya di mana yang paling perlu dibantu kumuhnya, yang pertama di Cakung sudah minggu lalu, kemudian satu lagi di Jakarta Barat, di Tambora," ujarnya di Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).

Ara menjelaskan, bedah rumah dilakukan untuk meningkatkan kondisi hunian masyarakat. Rumah yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni akan diperbaiki sehingga memenuhi standar hunian yang layak.

"Kita mulai di Jakarta 10.300 rumah yang dibedah, rumah rakyat Jakarta yang diperbaiki oleh pemerintahan Presiden Prabowo. Yang tidak layak huni jadi layak huni," lanjutnya.

Menurut Ara, jumlah rumah yang menjadi sasaran program tahun ini mengalami peningkatan drastis dibandingkan 2025. Saat itu, pemerintah hanya melakukan bedah rumah terhadap sekitar 200 unit di Jakarta.

"Jadi ada 10.300 yang diperbaiki dan direnovasi rumahnya. Dari tidak layak huni menjadi layak huni. Tahun lalu ada 200, tahun ini naik kira-kira 50 kali lipat menjadi 10.300," ucapnya.

Ara berharap program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi rumah warga, tetapi juga membantu mengurangi kawasan kumuh di Ibu Kota.

"Semoga warga Jakarta rumahnya tidak ada lagi yang kumuh, ya, dengan bantuan dari Presiden Prabowo," katanya.

Topik Menarik