Timnas Indonesia Turunkan Skuad Terkuat di FIFA ASEAN 2026, Jay Idzes hingga Maarten Paes Siap Tampil

Timnas Indonesia Turunkan Skuad Terkuat di FIFA ASEAN 2026, Jay Idzes hingga Maarten Paes Siap Tampil

Olahraga | inews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58
share

JAKARTA, iNews.id – Timnas Indonesia berpeluang tampil dengan skuad terbaik pada FIFA ASEAN Cup 2026 setelah turnamen tersebut masuk kalender FIFA Matchday. Kondisi ini membuka peluang para pemain Garuda yang berkarier di luar negeri untuk bergabung, termasuk Jay Idzes, Justin Hubner, Ole Romeny, Joe Pelupessy, dan Maarten Paes.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi turnamen bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar. Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah pada edisi perdana yang berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026.

Status turnamen yang masuk kalender FIFA Matchday menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia. Para pemain yang membela klub-klub luar negeri memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan izin bergabung karena agenda tersebut sudah masuk jadwal resmi internasional.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai kondisi tersebut menjadi kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk menghadirkan kekuatan terbaik. Dia berharap skuad Garuda bisa tampil maksimal dalam ajang regional tersebut.


Keuntungan FIFA Matchday untuk Timnas Indonesia

Erick Thohir menjelaskan, setiap pelatih memiliki target masing-masing dalam membangun tim. Namun, keberadaan FIFA ASEAN 2026 di kalender FIFA Matchday membuat peluang menghadirkan pemain terbaik menjadi lebih terbuka.

“Kan memang masing-masing pelatih punya targetnya masing-masing dan pasti Kemenpora, PSSI akan mendukung target yang dilakukan dari masing-masing kepelatihan. Kita melihat yang unik dari FIFA ASEAN ini dimasukkan menjadi kalender FIFA Matchday yang digabungkan di bulan September dan Oktober. Kalau melihat seperti ini pasti kan semua pemain terbaik Indonesia bisa hadir dan kita harapkan prestasinya bisa maksimal,” ujar Erick Thohir.

Dia menegaskan, kondisi berbeda bisa terjadi jika turnamen digelar di luar kalender FIFA. Klub-klub yang menaungi pemain Timnas Indonesia memiliki kewenangan untuk tidak melepas pemainnya.

“Khususnya untuk FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya. Karena kalau di luar kalender FIFA, ya kita harus mengerti, tidak mudah bagi klub-klub memberikan keleluasaannya untuk bergabung,” kata Erick.

Selain peluang menghadirkan pemain terbaik, status tuan rumah juga menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia. Dukungan suporter serta kesempatan bermain di depan publik sendiri dinilai bisa membantu perkembangan tim.

Erick menyebut pengalaman menghadapi lawan berkualitas menjadi bagian penting dalam peningkatan performa Timnas Indonesia. Dia mencontohkan pertandingan melawan Bulgaria dan Argentina sebagai bagian dari upaya menghadapi kompetisi dengan level lebih tinggi.

“Menjadi tuan rumah itu juga bagian kita membangun kesempatan tim kita untuk mendapatkan pertandingan-pertandingan terbaik. Seperti contoh kemarin, tim nasional kita bertanding dengan Bulgaria, enggak mudah. Terakhir tim nasional kita bertanding dengan Argentina. Hal-hal seperti ini yang tentu kita dorong supaya peningkatan dari tim nasional bisa terlihat,” ujar Erick.

Dengan dukungan kalender FIFA Matchday dan status tuan rumah, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi peluang bagi Timnas Indonesia untuk tampil kompetitif sekaligus membangun kekuatan menuju level internasional yang lebih tinggi.

Topik Menarik