Ekspedisi Polda Riau ke Pulau Rupat, Bagikan 500 Bendera dan Tanam 1.000 Mangrove
BENGKALIS, iNews.id - Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menjangkau masyarakat pesisir dan pulau terluar di Pantai Makeruh, Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis (6/8/2026). Berbagai bantuan diserahkan untuk membantu kebutuhan warga, khususnya para nelayan.
Ekspedisi dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi. Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau menyerahkan 10 unit mesin ketinting kepada nelayan, 100 paket bantuan sosial serta 500 bendera Merah Putih.
Perlengkapan olahraga juga diberikan kepada masyarakat. Selain itu, satu unit sepeda motor diserahkan untuk menunjang mobilitas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Polsek Rupat dalam memberikan pelayanan kepada warga.
Brigjen Hengki mengatakan, semangat kemerdekaan harus bisa dirasakan masyarakat hingga kawasan pesisir dan pulau terluar. Kehadiran negara menurutnya juga harus diwujudkan melalui kegiatan yang langsung memberikan manfaat.
“Semangat kemerdekaan tidak boleh hanya terasa di pusat kota. Merah Putih harus hadir sampai ke pesisir dan pulau terluar. Lebih dari itu, masyarakat di tepian negeri harus benar-benar merasakan kehadiran negara,” ujarnya dikutip Jumat (7/8/2026).
Bantuan yang diberikan dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya mesin ketinting yang diharapkan dapat mendukung aktivitas dan produktivitas nelayan.
“Kami ingin datang tidak sekadar membawa simbol, tetapi juga manfaat. Merah Putih yang kita bawa harus berjalan bersama kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Tidak hanya membawa bantuan, ekspedisi tersebut juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis kepada warga. Masyarakat pesisir dapat memanfaatkan pelayanan tersebut selama kegiatan berlangsung.
Wakapolda Riau bersama Bupati Bengkalis, Kapolres Bengkalis, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta masyarakat juga melakukan penanaman 1.000 batang mangrove. Penanaman mangrove menjadi bagian dari implementasi Green Policing. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mencegah abrasi sekaligus menjaga ekosistem pesisir Pulau Rupat.
Menurut Brigjen Hengki, menjaga wilayah tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Lingkungan yang menjadi tempat masyarakat menggantungkan kehidupan juga perlu mendapatkan perhatian.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat di pesisir.
“Manfaatnya kami harapkan tidak berhenti hari ini. Mesin ketinting membantu nelayan bekerja, bantuan sosial menyentuh kebutuhan warga, sementara sepeda motor Bhabinkamtibmas akan memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ucapnya.
Polres Bengkalis akan melanjutkan semangat kegiatan tersebut melalui pelayanan kepolisian sehari-hari. Peran Bhabinkamtibmas menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga komunikasi dengan masyarakat.
“Ekspedisinya memiliki rangkaian waktu, tetapi kehadiran Polri tidak boleh berhenti setelah kegiatan selesai. Komunikasi, pelayanan dan kemitraan dengan masyarakat harus terus kita jaga,” ujarnya.
Ekspedisi Merah Putih Presisi digelar Polda Riau untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan menyasar sejumlah kawasan pesisir dan pulau terluar. Rangkaian ekspedisi bergerak ke sejumlah titik seperti Panipahan di Rokan Hilir, Pulau Rupat di Bengkalis, Pulau Rangsang di Kepulauan Meranti hingga Concong di Indragiri Hilir.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Riau ingin memastikan Merah Putih tidak hanya berkibar di pusat pemerintahan, tetapi juga hadir hingga kawasan terluar sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.










