Netanyahu Tak Peduli AS-Iran Berdamai, Ancam Serang Teheran
TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan militernya bisa saja menyerang Iran secara sepihak, sekalipun ada kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dengan Teheran.
Netanyahu mengeklaim dirinya mendengar rencana Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.
"Hari ini kami mendengar komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, mengatakan, Iran berniat untuk terus mengembangkan senjata nuklir," kata Netanyahu, dikutip Kamis (6/8/2026).
"Sebagai perdana menteri Israel, saya bertekad untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir," katanya, menegaskan.
Dia lalu membawa-bawa AS sebagai sekutu terbesar Israel seraya bertekad untuk melakukan apa pun demi menjamin keamanan nasionalnya.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu di tengah adanya titik terang hasil positif dari perundingan AS-Iran mengenai pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz. Sebelumnya Netanyahu diketahui terus membujuk Presiden AS Donald Trump untuk melanjutkan serangan terhadap Iran.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar, Majed Al Ansari, mengatakan upaya mediasi antara AS dan Iran telah mencapai tahap lanjut, di mana kedua pihak saling bertukar draf proposal.
Menurut Al Ansari, upaya dengan semua pihak untuk mencapai solusi diplomatik masih terus dilakukan.
Selain itu para pejabat Iran juga mengatakan pihaknya telah mencapai kesepakatan akhir dengan Oman mengenai pengaturan lalu lintas Selat Hormuz. Hasilnya akan segera diumumkan.










