AC Milan Siap Abadikan Nama Franco Baresi di San Siro
MILAN, iNews.id – AC Milan siap mengabadikan nama Franco Baresi di San Siro setelah legenda sekaligus mantan kapten Rossoneri itu meninggal dunia pada usia 66 tahun. Curva Sud menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk memakai nama sang ikon klub.
Gagasan tersebut menguat setelah banyak pendukung Milan menyampaikan usulan melalui media sosial. Curva Sud dipandang sebagai pilihan paling relevan karena menjadi sektor yang identik dengan basis suporter fanatik Rossoneri.
Manajemen Milan masih mengevaluasi rencana tersebut dan belum mengambil keputusan akhir. Selain Curva Sud di San Siro, nama Baresi juga berpeluang disematkan pada bagian stadion baru yang ditargetkan selesai pada 2031.
Penggunaan nama Baresi untuk Curva Sud dinilai tidak memerlukan proses birokrasi serumit pergantian nama resmi stadion. Inter Milan yang juga menggunakan San Siro diperkirakan tidak akan mempermasalahkan rencana tersebut karena penamaan hanya menyasar sektor pendukung Milan.
Milanello dan Vismara Jadi Pilihan Lain
AC Milan juga mempertimbangkan Milanello serta pusat latihan Vismara sebagai tempat untuk mengabadikan nama Franco Baresi. Vismara memiliki keterkaitan kuat dengan perjalanan sang legenda karena menjadi markas pembinaan pemain muda Rossoneri.
Opsi Vismara dinilai dapat menjaga warisan Baresi tetap dekat dengan generasi muda Milan. Mantan bek Timnas Italia itu dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi loyalitas, disiplin, kepemimpinan, dan rasa memiliki terhadap klub.
Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan selama 20 musim. Dia mencatatkan 719 penampilan resmi dan mencetak 33 gol sejak menembus tim utama pada musim 1977-1978 hingga pensiun pada 1997.
Selama mengenakan seragam merah-hitam, Baresi mempersembahkan enam gelar Serie A, tiga Piala Champions Eropa, dua Piala Interkontinental, dan empat Piala Super Italia. Milan sebelumnya telah memensiunkan nomor punggung 6 sebagai penghormatan atas pengabdiannya.
Dia juga menjadi kapten Rossoneri selama 15 musim dan memimpin salah satu generasi terbaik dalam sejarah klub. Kepemimpinannya menjadi bagian penting dari kejayaan Milan pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an.
Kota Milan Beri Penghormatan Terakhir
Kepergian Baresi membuat Kota Milan menetapkan Selasa (4/8/2026) sebagai hari berkabung. Bendera kota akan dikibarkan setengah tiang di seluruh gedung pemerintah untuk mengenang mantan kapten AC Milan dan Timnas Italia tersebut.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung di Basilika Sant’Ambrogio, Milan, pada pukul 11.00 waktu setempat. Keluarga besar Rossoneri, mantan pemain, perwakilan klub, dan masyarakat akan memberikan penghormatan terakhir.
Pemerintah Kota Milan juga menerima usulan untuk memasukkan nama Baresi ke Famedio di Cimitero Monumentale. Tempat tersebut diperuntukkan bagi tokoh-tokoh yang memberikan pengaruh besar terhadap sejarah dan identitas kota.
AC Milan menyebut Baresi sebagai Rossonero Abad Ini dan sosok yang mewakili hati serta jiwa klub. Nama sang kapten kini berpeluang hadir secara permanen di San Siro sebagai simbol loyalitasnya sepanjang karier.









