MU dan Aston Villa Saling Sikut! Rebutan Gelandang Juventus Seharga Rp605 Miliar
MANCHESTER, iNews.id - Manchester United dikabarkan terlibat persaingan dengan Aston Villa dalam perburuan gelandang Juventus, Teun Koopmeiners, untuk memperkuat lini tengah menjelang musim baru.
Manchester United masih membutuhkan satu gelandang tambahan setelah Youri Tielemans dan Andrey Santos menjadi dua pemain pertama yang direkrut Michael Carrick sebagai pelatih permanen pada musim panas ini.
Kedatangan gelandang ketiga sudah diperkirakan sejak awal bursa transfer. Namun, Manchester United belum melakukan langkah konkret untuk salah satu target mereka meski musim baru tinggal kurang dari tiga pekan lagi.
Aurelien Tchouameni disebut menjadi pemain yang paling diinginkan Manchester United. Gelandang Real Madrid tersebut menjadi target impian, tetapi harga transfer membuat klub asal Inggris itu turut mempertimbangkan opsi yang lebih murah.
Salah satu nama yang masuk radar Manchester United adalah Manu Kone. Gelandang AS Roma tersebut menarik perhatian INEOS setelah tampil impresif pada Piala Dunia dan diperkirakan memiliki harga lebih rendah dibandingkan Tchouameni.
Namun, Manchester United kini juga dikaitkan dengan Koopmeiners. Gelandang asal Belanda tersebut tersedia untuk dilepas Juventus setelah posisi dia mulai tersisih dari pilihan utama Luciano Spalletti.
Juventus Buka Pintu, Aston Villa Ikut Memburu
Calciomercato melaporkan Juventus meminta sekitar 25 juta pounds atau sekitar Rp605,45 miliar untuk melepas Koopmeiners yang masih memiliki kontrak tiga tahun bersama klub asal Turin tersebut.
Juventus juga disebut terbuka terhadap skema peminjaman dengan kewajiban pembelian jika sejumlah target tertentu berhasil dicapai. Situasi tersebut membuat kepergian Koopmeiners dari Allianz Stadium semakin mungkin terjadi.
Manchester United bukan satu-satunya klub yang tertarik. Aston Villa juga memasukkan nama Koopmeiners dalam daftar incaran ketika Unai Emery berusaha membangun kembali lini tengah timnya.
Koopmeiners bahkan berpotensi menjadi pengganti Youri Tielemans jika gelandang tersebut meninggalkan Aston Villa. Kondisi ini membuat persaingan Manchester United dan Villa semakin menarik karena kedua klub memiliki kebutuhan di sektor yang sama.
Koopmeiners sebelumnya membangun reputasi di Serie A bersama Atalanta. Dia tampil impresif dan menjadi bagian dari tim yang menjuarai Liga Europa pada 2024 sebelum pindah ke Juventus pada musim panas 2024.
Namun, performa Koopmeiners di Turin belum mampu menyamai penampilan terbaiknya ketika masih memperkuat Atalanta di Stadion Gewiss. Penurunan performa tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi klub yang ingin merekrut dia.
Dalam kondisi terbaik, Koopmeiners pernah disebut sebagai "pemain spesial" dan "salah satu gelandang terbaik di dunia". Dia memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan Carrick, terutama kemampuan mengatur permainan, ketenangan ketika menguasai bola, serta kemampuan membaca pertandingan.
Gelandang asal Belanda tersebut juga dikenal memiliki kecerdasan sepak bola tinggi dan mampu mencetak gol. Karakter sebagai pengatur permainan membuat dia memiliki sejumlah atribut yang dibutuhkan Manchester United.
Namun, musim lalu menjadi periode yang mengecewakan bagi Koopmeiners. Dia mendapat banyak kritik karena penurunan performa dan inkonsistensi sepanjang musim.
Koopmeiners tampil dalam 45 pertandingan di seluruh kompetisi musim lalu. Dari jumlah tersebut, dia hanya mencetak dua gol dan memberikan satu assist.
Kondisi tersebut membuat rencana Manchester United merekrut Koopmeiners cukup berisiko. Juventus sendiri tidak lagi menjadikan dia sebagai pilihan utama Spalletti, sementara kembalinya Douglas Luiz semakin mengancam kesempatan bermainnya di Allianz Stadium.
Manchester United kini harus menentukan apakah Koopmeiners layak menjadi solusi lini tengah atau hanya alternatif terakhir setelah target utama seperti Tchouameni sulit diwujudkan. Di sisi lain, Aston Villa siap menjadi pesaing jika mereka serius membawa gelandang Belanda tersebut ke Villa Park.









