Erick Thohir Umumkan Jadwal Baru Pemilihan Ketum PSSI, Mundur ke Juli 2027
JAKARTA, iNews.id - Kongres Biasa PSSI 2026 memutuskan Kongres Biasa pemilihan Ketua Umum (Ketum) PSSI digelar pada Juli 2027, mundur dari jadwal sebelumnya pada Februari 2027.
Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil penting Kongres Biasa PSSI 2026 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Perubahan jadwal dilakukan setelah mempertimbangkan agenda pemilihan kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di seluruh Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan perubahan waktu pelaksanaan KLB telah disepakati dalam kongres. Pemilihan kepengurusan di daerah menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan jadwal baru.
"Karena akan ada proses pemilihan pada Oktober-November dan kompetisi juga tetap berjalan, maka kongres menyetujui bahwa Kongres Pemilihan PSSI tahun 2027 akan dilaksanakan secara transparan pada bulan Juli 2027," ujar Erick usai memimpin Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).
Sebelum KB pemilihan Ketum PSSI berlangsung, seluruh Asprov akan lebih dulu menjalani proses pemilihan kepengurusan. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung secara terbuka dan serentak pada Oktober hingga November 2026.
Erick menyebut proses pemilihan Asprov juga telah disepakati dalam kongres sesuai dengan statuta PSSI. Mekanisme tersebut diharapkan memberikan ruang bagi setiap daerah untuk menentukan kepengurusan baru.
"Sesuai dengan statuta, kita sudah menyepakati bahwa pemilihan ketua Asprov PSSI akan dilakukan secara terbuka. Alhamdulillah, pemilihannya juga akan dilaksanakan secara serentak pada Oktober hingga November," ujarnya.
Asprov Jadi Fondasi PSSI
Penetapan jadwal baru membuat pemilihan kepengurusan Asprov menjadi bagian penting sebelum KLB PSSI digelar. Seluruh daerah diharapkan sudah memiliki kepengurusan baru ketika proses pemilihan Ketum PSSI berlangsung pada Juli 2027.
Erick menjelaskan langkah tersebut diperlukan agar pergantian kepengurusan di tingkat pusat dapat berjalan beriringan dengan struktur organisasi di daerah. PSSI ingin program pusat dan Asprov tetap memiliki kesinambungan.
"Artinya, ketika nanti pemilihan Ketua Umum PSSI berlangsung tahun depan, seluruh Asprov sudah lebih dahulu memilih kepengurusannya. Dengan begitu, program antara PSSI Pusat dan Asprov dapat berjalan secara berkesinambungan," katanya.
Penguatan Asprov juga menjadi salah satu perhatian utama PSSI untuk periode mendatang. Erick menilai perkembangan kompetisi dan tim nasional perlu diikuti dengan pembenahan pembinaan sepak bola di daerah.
Menurut dia, Asprov memiliki posisi penting dalam membangun fondasi sepak bola nasional. Karena itu, pembinaan di tingkat daerah akan menjadi fokus setelah kompetisi dan tim nasional menunjukkan perkembangan.
"Yang justru kami tekankan adalah bagaimana Asprov PSSI ke depan harus menjadi fondasi utama. Setelah liga berjalan baik dan tim nasional menunjukkan perkembangan, sekarang justru Asprov PSSI yang harus menjadi ujung tombak pembinaan ke depan," kata Erick.
Dengan keputusan Kongres Biasa PSSI 2026, agenda pemilihan Ketum PSSI kini memiliki jadwal baru. KLB akan digelar pada Juli 2027 setelah seluruh Asprov menyelesaikan pemilihan kepengurusan pada Oktober-November 2026.
Perubahan tersebut membuat proses menuju Kongres Pemilihan PSSI berlangsung lebih panjang dibanding rencana awal. Namun, PSSI memilih menyelesaikan pembenahan struktur organisasi daerah lebih dahulu sebelum memasuki agenda pemilihan kepengurusan di tingkat pusat.









